×

Pencarian

Sampah Liar Jadi Keluhan Warga Surabaya

IKOBENGKULU – Sampah liar masih ditemukan di pinggir Jalan Tanggul, Kelurahan Surabaya, Kota Bengkulu, Kamis 30, Juli 2026. Berdasarkan hasil observasi, sejumlah sampah berserakan di tepi jalan. Kondisi tersebut menjadi perhatian warga karena lokasi itu merupakan akses yang setiap hari dilalui kendaraan.

Salah seorang warga, Ibu Asri, mengatakan keberadaan sampah liar di lokasi tersebut bukan hal baru. Menurutnya, sampah memang tidak selalu terlihat setiap hari, tetapi kemunculannya terjadi secara berulang sehingga tetap menjadi keluhan masyarakat yang melintas di kawasan itu.

Kadang dua hari ada, kemudian beberapa hari berikutnya tidak ada. Jadi memang munculnya tidak menentu, ujar Ibu Asri saat diwawancarai kamis 30, juli, 2026.

Ia menjelaskan, bagian pinggir Jalan Tanggul menjadi titik yang paling sering dijadikan tempat pembuangan sampah. Sampah yang dibuang sembarangan tersebut kemudian berserakan di tepi jalan dan mengurangi kebersihan lingkungan sekitar.

Menurut Ibu Asri, penyebab utama munculnya sampah liar adalah rendahnya kesadaran sebagian masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Selain itu, kondisi jalan yang relatif sepi, terutama pada malam hari, diduga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk membuang sampah.

Ia menambahkan, minimnya penerangan di kawasan tersebut juga menjadi salah satu faktor yang membuat aktivitas pembuangan sampah sulit diketahui oleh warga sekitar. Pada siang hari, jalan tersebut cukup ramai dilalui kendaraan. Namun, ketika malam tiba, aktivitas di kawasan itu berkurang sehingga pengawasan terhadap lingkungan menjadi terbatas.

Keberadaan sampah liar tersebut berdampak pada kebersihan lingkungan. Ibu Asri mengaku hampir setiap hari melewati Jalan Tanggul sehingga dapat melihat secara langsung kondisi sampah yang terkadang muncul kembali setelah sebelumnya sempat bersih.

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada siang hari, terlihat sejumlah sampah masih berserakan di pinggir jalan. Kondisi tersebut menunjukkan masih adanya masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Apabila terus berlangsung, kebersihan kawasan Jalan Tanggul berpotensi semakin terganggu.

Ibu Asri berharap masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kepedulian setiap individu diperlukan agar kawasan Jalan Tanggul tetap bersih, nyaman dilalui, serta tidak lagi menjadi lokasi pembuangan sampah liar.