×

Pencarian

Orang Tua dan Siswa Sambut Antusias Hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi di Bengkulu

IKOBENGKULU – Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bengkulu pada Senin (20/7/2026) disambut antusias oleh orang tua dan siswa. Program pendidikan berasrama gratis yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tersebut dinilai menjadi harapan baru untuk memperoleh pendidikan yang lebih layak tanpa terbebani biaya.

Salah seorang orang tua siswa, Agus (42), warga Kabupaten Seluma, mengaku bangga anaknya dapat diterima di Sekolah Rakyat Terintegrasi. Menurutnya, program pemerintah tersebut sangat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi.

"Program ini sangat membantu masyarakat kurang mampu. Kami sebagai orang tua punya harapan anak bisa sekolah di tempat yang lebih bagus tanpa memikirkan biaya yang besar," ujarnya.

Agus mengatakan, sebelum adanya Sekolah Rakyat, kendala utama yang dihadapi keluarganya adalah biaya pendidikan dan akses transportasi. Sekolah yang diinginkan anaknya berada cukup jauh dari rumah, sementara keluarga belum memiliki kendaraan untuk menunjang perjalanan ke sekolah.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur karena anaknya terdaftar langsung melalui pendataan dari pemerintah pusat.

"Kami merasa anak kami termasuk beruntung karena sudah terdaftar. Sekolah ini sangat membantu perekonomian keluarga kami," katanya.

Sementara itu, salah seorang siswi baru jenjang SMA kelas X, Aqila, mengaku senang dapat menjadi bagian dari Sekolah Rakyat Terintegrasi Bengkulu. Menurutnya, fasilitas yang disediakan membuat dirinya semakin bersemangat menjalani pendidikan.

"Senang bisa masuk sekolah ini. Sekolahnya dari Senin sampai Jumat, dan orang tua juga boleh menjenguk dua kali dalam seminggu," ujar Aqila.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bengkulu merupakan program pendidikan berasrama gratis bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 yang mencakup jenjang SD hingga SMA. Selain menyediakan pendidikan tanpa biaya, pemerintah juga menanggung kebutuhan dasar siswa, termasuk asrama, ruang ibadah, serta fasilitas penunjang lainnya guna mendukung proses belajar mengajar.

Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua.

Penulis: Fiza Pratisya Zuinara