×

Pencarian

BPOM Bengkulu Permudah Konsultasi dan Pengaduan Melalui Ruang Tamu Virtual

IKOBENGKULU — Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bengkulu terus mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat melalui layanan konsultasi dan pengaduan secara virtual. Masyarakat kini tidak harus datang langsung ke kantor BPOM karena konsultasi dapat dilakukan melalui ruang tamu virtual.

Katim Infokom BPOM Bengkulu, Alex Junico Ginting, S.Farm., Apt., M.Sc., mengatakan layanan tersebut dapat diakses dengan memindai barcode yang tersedia melalui Instagram BPOM Bengkulu, Mal Pelayanan Publik (MPP), serta sejumlah kelurahan di Kota Bengkulu. Beberapa di antaranya berada di Sawah Lebar Baru, Jembatan Kecil, Pematang Gubernur/Pekan Sabtu, dan Bumi Ayu.

“Sekarang masyarakat tidak perlu datang langsung ke BPOM. Cukup scan barcode yang tersedia, kemudian akan terhubung dengan petugas di ruang tamu virtual untuk melakukan konsultasi maupun pengaduan terkait obat dan makanan,” ujar Alex. Kamis (20/8/2026)

Layanan tersebut mencakup berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari permintaan informasi dan pengaduan obat dan makanan, pengujian makanan dan sertifikasi bagi pelaku usaha yang ingin memperoleh izin edar, hingga surat keterangan ekspor dan impor. BPOM juga menerima pengaduan terkait produk yang diduga tidak memenuhi syarat, seperti produk rusak, kedaluwarsa, maupun produk ilegal.

Untuk menggunakan layanan virtual tersebut, masyarakat cukup memiliki telepon seluler yang dapat memindai barcode serta aplikasi Zoom. Setelah barcode dipindai, masyarakat akan langsung diarahkan ke ruang virtual dan dapat berkomunikasi dengan petugas BPOM untuk menyampaikan kebutuhan atau pengaduannya.

Alex menjelaskan, waktu penyelesaian pengaduan bergantung pada klasifikasi dan jenis permasalahan yang disampaikan.

 “Kalau pengaduannya bisa langsung dijawab, akan kami tindak lanjuti saat itu juga. Namun, jika membutuhkan pemeriksaan atau investigasi ke lapangan, prosesnya maksimal 50 hari kerja dan setiap perkembangan akan diinformasikan kepada pihak yang melakukan pengaduan,” jelasnya.

Hingga Agustus 2026, penggunaan ruang tamu virtual untuk layanan informasi dan pengaduan BPOM Bengkulu telah mencapai 22 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 18 persen, menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan konsultasi BPOM secara virtual.