×

Pencarian

Pedagang Atribut Kemerdekaan Mulai Ramai Jelang HUT ke-81 RI

IKOBENGKULU - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, pedagang atribut kemerdekaan di Kota Bengkulu mulai merasakan peningkatan jumlah pembeli. Berbagai kalangan, mulai dari warga hingga sekolah, mulai mencari bendera Merah Putih dan umbul-umbul untuk menyambut perayaan 17 Agustus.

Salah seorang pedagang atribut kemerdekaan, Rinda (41), mengatakan penjualan mulai meningkat dalam beberapa hari terakhir. Ia mengaku setiap tahun membuka lapak di trotoar depan SMA Negeri 5 Kota Bengkulu mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB dan berjualan hingga 16 Agustus.

Rinda menyebut puncak pembeli biasanya terjadi pada 9 hingga 10 Agustus. Setelah itu, penjualan cenderung menurun meski peringatan HUT RI semakin dekat.

"Yang paling banyak dicari biasanya bendera ukuran sedang untuk dipasang di depan rumah," ujarnya saat diwawancarai Senin (3/8/26).

Menurutnya, bendera ukuran sedang dijual dengan harga Rp25 ribu hingga Rp30 ribu, sedangkan bendera berukuran 120 x 150 sentimeter dibanderol Rp50 ribu. Omzet penjualan tidak dapat dipastikan setiap hari, namun dalam sehari ia dapat memperoleh sekitar Rp500 ribu.

Selain bendera, masyarakat juga membeli berbagai atribut kemerdekaan lainnya. Pembelinya berasal dari berbagai kalangan, seperti warga maupun pihak sekolah.

Pedagang lainnya, Weni (23), juga mengaku mengalami peningkatan penjualan menjelang peringatan HUT RI. Ia telah lama berjualan atribut kemerdekaan setiap bulan Agustus mengikuti jejak ibunya yang juga membuka lapak di trotoar depan SMA Negeri 5 Kota Bengkulu.

Weni mengatakan omzet penjualan per hari rata-rata mencapai Rp500 ribu dan pada hari tertentu dapat mencapai Rp700 ribu. Produk yang paling sering dibeli adalah bendera ukuran sedang untuk rumah tangga, sedangkan warga juga banyak membeli umbul-umbul yang dijual seharga Rp55 ribu.

Ia berharap penjualan atribut kemerdekaan tahun ini terus meningkat hingga menjelang 17 Agustus. Menurutnya, meningkatnya minat masyarakat membeli atribut kemerdekaan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi para pedagang yang setiap tahun membuka lapak musiman.

"Semoga dapat omzet yang tinggi dan jualannya lancar," ujar Weni.

Rinda dan Weni berharap penjualan atribut kemerdekaan tetap ramai hingga masa berjualan berakhir pada 16 Agustus. Keduanya juga berharap diberi kesehatan agar dapat terus melayani pembeli selama menjelang peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Penulis: Fiza Pratisya Zuinara