×

Pencarian

Keselamatan Personel Semakin Terjaga, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Darurat Pekerjaan di Ketinggian demi Keandalan Listrik Bengkulu

Bengkulu, Ikobengkulu – PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bengkulu terus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelaksanaan Refreshment Instruksi Kerja (IK) Tanggap Keadaan Darurat Penyelamatan Personel dari Ketinggian di Gardu Induk (GI) 150 kV Pulau Baai, Selasa (14/7). Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi kondisi darurat saat bekerja di ketinggian sekaligus menjaga keandalan sistem transmisi tenaga listrik.

Refreshment diikuti oleh personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN UPT Bengkulu. Materi yang diberikan meliputi penyegaran prosedur keselamatan kerja, simulasi penyelamatan pekerja yang mengalami keadaan darurat di ketinggian, hingga proses evakuasi korban menggunakan peralatan rescue sesuai standar operasional yang berlaku.

Tim PDKB PLN UPT Bengkulu Lakukan Refreshment Intruksi Kerja Tanggap Keadaan Darurat Penyelamatan Personel darei Ketinggian

Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan seluruh tahapan penanganan keadaan darurat, mulai dari identifikasi kondisi korban, pengamanan area kerja, proses penyelamatan dari struktur ketinggian, hingga evakuasi menggunakan tandu menuju titik aman. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip Safety First, koordinasi tim yang efektif, serta kepatuhan terhadap Instruksi Kerja dan prosedur K3 PLN.

Manager PLN UPT Bengkulu, Devy Martoni, menegaskan bahwa keselamatan kerja merupakan nilai utama yang harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas operasional perusahaan.

"Keselamatan kerja bukan hanya menjadi kewajiban, tetapi telah menjadi budaya yang harus diterapkan oleh seluruh insan PLN. Melalui refreshment Instruksi Kerja Tanggap Keadaan Darurat ini, kami memastikan setiap personel memiliki kemampuan, kesiapan, serta respons yang cepat dan tepat dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya pada pekerjaan di ketinggian. Dengan kompetensi yang terus diperbarui, kami dapat bekerja secara aman sekaligus menjaga keandalan sistem transmisi untuk melayani masyarakat," ujar Devy.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan investasi penting dalam mendukung keberlangsungan operasional sistem transmisi.

Tim PDKB PLN UPT Bengkulu Lakukan Refreshment Intruksi Kerja Tanggap Keadaan Darurat Penyelamatan Personel darei Ketinggian

"Keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh kondisi peralatan, tetapi juga oleh kesiapan personel yang mengoperasikan dan memeliharanya. Karena itu, latihan dan penyegaran prosedur seperti ini akan terus kami laksanakan secara berkala agar setiap pekerjaan dapat dilakukan secara aman, profesional, dan sesuai standar," tambahnya.

Sementara itu, General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menegaskan bahwa budaya keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.

"Keandalan sistem ketenagalistrikan dibangun melalui sinergi antara teknologi, kompetensi sumber daya manusia, dan budaya keselamatan yang kuat. Setiap insan PLN harus memiliki kesiapsiagaan tinggi dalam mengantisipasi berbagai potensi risiko di lapangan. Melalui pelatihan dan penyegaran yang dilakukan secara berkelanjutan, kami memastikan seluruh personel mampu bekerja secara selamat, profesional, dan berstandar tinggi sehingga masyarakat dapat terus menikmati pasokan listrik yang andal," ujar Elvanto.

Melalui kegiatan ini, PLN UPT Bengkulu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya Zero Accident, meningkatkan kompetensi personel, serta memperkuat keandalan sistem transmisi tenaga listrik. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PLN untuk menghadirkan pasokan listrik yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.