×

Pencarian

Pertamini Diminati: Penjual Lihat Peluang Usaha, Pembeli Utamakan Kepraktisan

IKOBENGKULU – Keberadaan usaha penjualan BBM eceran atau Pertamini masih menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat. Selain dinilai memiliki peluang usaha yang menjanjikan, Pertamini juga dianggap lebih praktis oleh pembeli karena tidak perlu mengantre seperti di SPBU.

Salah seorang pemilik usaha Pertamini, Ani (35), mengatakan dirinya telah menjalankan usaha tersebut selama 10 tahun. Menurutnya, usaha Pertamini dipilih karena kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar akan selalu ada seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor.

"Zaman sekarang hampir semua orang punya kendaraan, jadi pasti butuh bensin. Menurut saya peluang usaha Pertamini masih bagus, selain itu juga lebih praktis karena tidak perlu menakar secara manual," ujarnya saat diwawancarai Selasa (21/7/26).

Ani menjelaskan, pasokan BBM yang dijual diperoleh dari supplier dengan keuntungan sekitar Rp1.000 per liter. Dalam sehari, penjualan berkisar antara 30 hingga 50 liter. Namun, ia mengakui pendapatannya mulai menurun karena jumlah usaha Pertamini terus bertambah.

Meski demikian, menjalankan usaha Pertamini juga memiliki kendala. Menurutnya, penguapan bahan bakar dapat mengurangi volume sehingga berpotensi menyebabkan kerugian.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Fitri (24), mengaku lebih memilih membeli BBM di Pertamini dibandingkan SPBU. Alasannya, proses pengisian lebih cepat dan tidak perlu mengantre lama.

"Kalau bensin habis saya biasanya langsung ke Pertamini. Di SPBU sering ramai, antre lama, apalagi kalau siang panas. Saya juga orangnya tidak sabaran, jadi lebih pilih beli di Pertamini," katanya.

Fitri mengakui harga BBM di Pertamini memang sedikit lebih mahal dibandingkan SPBU. Namun menurutnya, selisih harga tersebut tidak terlalu besar sehingga masih dapat diterima, terlebih karena kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan.

Penulis: Fiza Pratisya Zuinara