×

Pencarian

Berawal dari Hobi, D'Saung Raso Bertahan dengan Cita Rasa Masakan Tradisional

IKOBENGKULU – Hobi yang ditekuni dengan sungguh-sungguh dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Hal inilah yang dibuktikan oleh Siswanti, pemilik D'Saung Raso yang berlokasi di Jalan Seruni Raya, Kelurahan Nusa Indah, Kota Bengkulu.

Pada Kamis (2/7/2026) pukul 11.00 WIB, penulis berkesempatan mengunjungi D'Saung Raso dan mewawancarai langsung Siswanti. Dari hasil wawancara tersebut diketahui bahwa hingga saat ini masakan tradisional masih tetap diminati oleh masyarakat, meskipun berbagai kuliner kekinian yang menyasar kalangan anak muda semakin menjamur di berbagai tempat.

Menurut Siswanti, salah satu kunci bertahannya usaha yang ia jalankan adalah dengan tetap mempertahankan resep asli, menggunakan komposisi bumbu yang tepat, serta selalu menjaga kebersihan dan kehigienisan dalam setiap proses pengolahan makanan. Hal tersebut membuat pelanggan merasa nyaman dan tidak ragu untuk menikmati hidangan yang disajikan.

"Yang kami utamakan adalah cita rasa yang tetap konsisten dan kebersihan makanan. Dengan begitu, pelanggan merasa puas dan kembali lagi," ujar Siswanti.

Ia menjelaskan bahwa usaha D'Saung Raso berawal dari hobinya memasak sejak masih kecil. Kegemarannya di dunia kuliner juga membawanya beberapa kali mengisi acara bertema makanan di TVRI Bengkulu. Pengalaman tersebut semakin menambah keyakinannya untuk membuka usaha kuliner dengan menyajikan masakan khas daerah.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kenaikan harga bahan pokok dan persaingan usaha kuliner yang semakin ketat, Ibu Siswanti tidak menyerah. Dengan mengawali usahanya dengan mengucapkan Bismillah, ia terus berusaha memberikan yang terbaik kepada setiap pelanggan.

Usahanya pun membuahkan hasil. Berkat kualitas rasa yang tetap terjaga, pelayanan yang baik, serta kebersihan yang selalu menjadi prioritas, jumlah pelanggan D'Saung Raso terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.

Kisah Siswanti menjadi bukti bahwa hobi yang ditekuni dengan serius dapat berkembang menjadi usaha yang sukses. Di tengah maraknya makanan modern, kuliner tradisional tetap mampu bertahan dan menjadi pilihan masyarakat karena cita rasa autentik, kualitas, dan kepercayaan yang terus dijaga.

Penulis : Raihan fitra nolisca