×

Pencarian

Presiden FIFA Soroti Kekuatan Piala Dunia untuk Jadi Pemersatu Dunia

 MEXICO CITY, 11 Juni (Xinhua) -- Presiden FIFA Gianni Infantino pada Rabu (10/6) mengatakan bahwa Piala Dunia FIFA akan menjadi perayaan sepak bola global seiring turnamen tersebut bersiap untuk dimulai di Amerika Serikat (AS), Meksiko, dan Kanada.

  Berbicara pada malam menjelang pertandingan pembukaan antara Meksiko dan Afrika Selatan di Azteca Stadium di Mexico City, Infantino menggambarkan turnamen tersebut sebagai "momen sukacita, momen perayaan, dan momen kebahagiaan," menyerukan agar perhatian tetap tertuju pada pertandingan di lapangan.

  "Jika Anda ingin mengkritik saya, silakan saja. Tidak masalah, tidak apa-apa," kata Infantino kepada awak media. "Namun, dukunglah persatuan di Piala Dunia, doronglah masyarakat untuk datang ke Piala Dunia, merasakan emosi yang Anda semua pernah rasakan saat masih anak-anak, dan saya berharap Anda masih dapat merasakannya sekarang karena kami ingin mempersatukan dunia."

  Infantino menuturkan bahwa turnamen yang diperluas tersebut telah memecahkan berbagai rekor bahkan sebelum pertandingan pertama dimulai.

  Infantino mengatakan bahwa lebih dari enam juta tiket telah terjual dan 17.000 perwakilan media telah terakreditasi di 16 kota tuan rumah turnamen.

  Kompetisi tersebut akan menampilkan 48 tim dan 104 laga, dengan sekitar enam miliar penonton di seluruh dunia diperkirakan akan menyaksikannya melalui televisi.

  "Kami ingin menyelenggarakan Piala Dunia terbesar, terbaik, terhebat, dan paling inklusif dalam sejarah FIFA," kata Infantino.

  Infantino menambahkan bahwa para suporter tetap menjadi inti dari turnamen, seraya menegaskan bahwa jangkauan Piala Dunia jauh melampaui stadion-stadion tempat pertandingan digelar.

  "Tentu saja, para penggemarlah yang membuat Piala Dunia menjadi seperti sekarang ini," ujarnya. "Akan ada jutaan orang lainnya di zona penggemar, festival penggemar, dan acara nonton bareng, tidak hanya di tiga negara tuan rumah, tetapi juga di seluruh dunia."

  Infantino juga menunjuk partisipasi Iran sebagai contoh kemampuan sepak bola untuk menyatukan negara-negara terlepas dari berbagai tantangan yang ada.

  "Ketika orang-orang mengatakan, tidak mungkin Iran datang ke Piala Dunia, saya mengatakan kepada mereka dan berjanji bahwa mereka akan datang," tutur Infantino.

  "Jika saya harus pergi ke Teheran dengan bus dan membawa mereka ke sini, saya akan melakukannya. Saya sangat senang bahwa kami berhasil membuat Iran datang dan bermain di Piala Dunia ini."

  Pejabat asal Swiss itu juga mengumumkan bahwa FIFA telah mencapai nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan FIFPRO, serikat pemain sepak bola global, sebagai bagian dari upaya untuk lebih menyelaraskan diri dengan badan-badan pengatur, klub, liga, dan para pemain.

  "Ini adalah kabar baik. Ini tentang persatuan, tentang menyatukan semua orang," katanya.

  Terakhir, Infantino menuturkan bahwa Piala Dunia memberikan kesempatan bagi masyarakat di seluruh dunia untuk bersama-sama merasakan emosi murni yang dihadirkan oleh sepak bola.

  "Semua orang ini ingin menikmati momen kebahagiaan, momen di mana masalah sehari-hari dapat dikesampingkan dan mereka bisa menikmati permainan," tuturnya.

  "Mereka bisa menikmati pertandingan dan menangis jika tim mereka kalah atau menangis jika tim mereka menang. Merasakan emosi ini dalam komunitas bersama orang lain."

  Piala Dunia akan dimulai pada Kamis (11/6) dan berakhir pada 19 Juli.  Selesai