IKOBENGKULU — Kebun Melon Toboponik di Jalan Jenggalu 3, Kota Bengkulu, menjadi salah satu pilihan agrowisata bagi masyarakat yang ingin menikmati melon segar sekaligus merasakan pengalaman memetik buah langsung dari tanaman.
Kebun tersebut telah beroperasi sekitar tiga tahun dan saat ini memiliki sembilan greenhouse yang ditanami berbagai jenis melon, di antaranya Melon Snow, Golden, Sky, Rock, Hamigua, dan Sweet Rafflesia.
Karyawan Kebun Melon Toboponik, Wulan (23), mengatakan Melon Snow, Sweet Rafflesia, dan Golden menjadi jenis yang paling banyak diminati pengunjung. Melon dijual berdasarkan berat dengan harga Rp48 ribu per kilogram untuk Melon Golden dan Snow, Rp44 ribu per kilogram untuk Melon Hamigua, Rock, dan Sky, serta Rp51 ribu per kilogram untuk Melon Sweet Rafflesia.
“Tanaman melon membutuhkan waktu sekitar 65 hingga 70 hari sejak ditanam hingga siap dipanen. Karena masa panen tidak berlangsung setiap hari, pengunjung yang datang belum tentu bisa memetik buah secara langsung,” ujar Wulan saat diwawancarai, Jum'at (28/7/2026).
Untuk pengunjung yang ingin melakukan petik melon, pihak kebun menyarankan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui WhatsApp. Melon yang sudah matang akan ditandai dan disiapkan sebelum pengunjung datang.
Kebun Melon Toboponik melayani kunjungan setiap hari mulai pukul 08.35 hingga 17.15 WIB, sedangkan toko penjualan beroperasi hingga pukul 17.30 WIB. Pihak kebun berharap jumlah greenhouse dapat terus bertambah sehingga produksi meningkat dan semakin banyak pengunjung dapat menikmati pengalaman memetik melon langsung dari kebun.

