Bengkulu,ikobengkulu.com,– Gelar Dagang yang digelar dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Provinsi Bengkulu menjadi salah satu upaya mendekatkan akses pasar kepada masyarakat sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha dan UMKM untuk memasarkan produknya secara langsung kepada konsumen.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Kamis (9/7/2026), menghadirkan berbagai produk unggulan daerah, kebutuhan pokok, pangan olahan, hingga hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) binaan dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid, mengatakan Gelar Dagang Harganas merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan akses ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
"Ketahanan keluarga tidak hanya ditentukan oleh aspek kesehatan dan pengasuhan, tetapi juga oleh kemampuan ekonomi keluarga. Melalui Gelar Dagang Harganas, kami ingin mendekatkan akses pasar bagi masyarakat sekaligus membuka ruang bagi pelaku ekonomi mikro untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga," ujar Zamhir, Kamis,(9/7/2026).
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi keluarga merupakan salah satu pilar penting dalam Program Bangga Kencana. Karena itu, BKKBN terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai mitra pembangunan untuk memperluas akses pemasaran produk keluarga UPPKA dan UMKM.
"Kegiatan ini menjadi wadah yang mempertemukan produsen dengan konsumen secara langsung. Selain memudahkan masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang kompetitif, gelar dagang juga mendorong pertumbuhan usaha keluarga sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Zamhir menambahkan bahwa penguatan ekonomi keluarga akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga, termasuk dalam pemenuhan gizi, pendidikan anak, kesehatan, dan pengasuhan yang lebih optimal.
Ketua Tim Kerja 3 Bidang Pembangunan Keluarga, BKKBN Provinsi Bengkulu Mardhotillah Layli Rahmasita, S.Sos., M.Sos menyebutkan, pameran gelar dagang kelompok pelaku eknomi mikro ini untuk membatu pelaku usaha mempromosikan produk hingga meningkatkan produksi dan pendapatan kelompok usaha.
"Pameran yang berlangsung di halaman kantor BKKBN diikuti sebanyak 66 kelompok pelaku ekonomi mikro, terdapat kelompok UPPKA sebanyak 30 usaha dan 36 kelompok pelaku UMKM," kata Mardhotillah Layli," Kamis,(9/7/2026).
Berbagai stan yang mengikuti Gelar Dagang Harganas menawarkan beragam produk lokal unggulan, mulai dari hasil pertanian, pangan olahan, kerajinan tangan, hingga produk UMKM yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan ini juga membuka jejaring kemitraan antara pelaku usaha dengan berbagai pihak.
Melalui Gelar Dagang Harganas, BKKBN Bengkulu berharap semakin banyak keluarga yang memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan usaha produktif. Sejalan dengan semangat Harganas, keluarga yang mandiri secara ekonomi diyakini akan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan serta menjadi fondasi lahirnya sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045..(***)
