×

Pencarian

Setiap Musim Hujan, Warga Tepian Sungai Tanjung Agung Dibayangi Ancaman Banjir

IKOBNGKULU - Warga yang bermukim di bantaran Sungai Tanjung Agung masih harus menghadapi ancaman banjir setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Luapan air sungai kerap menggenangi kolong rumah, bahkan dalam kondisi tertentu air masuk hingga ke dalam rumah dan merendam sejumlah barang milik warga.

Banjir biasanya terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi berlangsung dalam waktu cukup lama. Letak permukiman yang berada di dataran lebih rendah dari badan jalan membuat air sungai lebih mudah meluap dan menggenangi rumah-rumah warga, terutama yang berada paling dekat dengan aliran sungai.

Kondisi tersebut membuat warga selalu meningkatkan kewaspadaan ketika cuaca mulai mendung. Tidak sedikit yang memilih memindahkan perabotan dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi apabila air kembali meluap.

"Kalau hujan deras air sungai cepat naik. Kadang air masuk sampai ke dalam rumah, jadi kami harus siap-siap dari awal supaya barang tidak ikut terendam," ujar Deni, warga yang tinggal di tepian Sungai Tanjung Agung, Sabtu (4/7).

Banjir yang terus berulang tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan rumah dan harta benda. Warga berharap ada penanganan yang lebih maksimal agar persoalan tersebut tidak terus terjadi setiap musim hujan.

Senada dengan itu, Heni, warga lainnya, mengatakan proyek pengendali banjir yang telah dibangun memang membantu mempercepat surutnya air. Namun, menurutnya, air masih tetap mudah masuk ke kawasan permukiman saat hujan deras berlangsung semalaman.

"Kalau hujan semalaman, air bisa naik sampai sejendela kamar. Memang sejak ada proyek pengendali banjir, air lebih cepat surut. Tapi kami berharap pemerintah bisa mengatasi banjir ini secara menyeluruh agar warga tidak lagi waswas setiap kali hujan turun dalam waktu lama," kata Heni.

Pemerintah setempat telah menerima laporan dan aspirasi masyarakat terkait banjir yang masih kerap melanda kawasan tersebut. Ke depan, pemerintah berencana berkoordinasi dengan pihak terkait untuk merumuskan langkah penanganan yang lebih efektif, sehingga persoalan banjir dapat diatasi secara menyeluruh dan masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman. (Lam)