×

Pencarian

BKKBN : Sekolah Lansia, Mendorong Kelompok Lansia Untuk Menuju Umur Panjang

Bengkuluikobengkulu.com,,-Pemerintah tak henti berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) diberbagai kelompok umur. Pemberdayaan kelompok lansia, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) mengembangkan program Lansia Berdaya (SIDAYA). Secara khusus terdapat program Sekolah Lansia yang dapat mempercepat kelompok lansia untuk SMART yaitu Sehat, Mandiri, Aktif, Produkti dan Bermartabat.

 

"Sekolah Lansia mendorong agar lansia sehat, SEHAT baik sehat secara Fisik, Mental dan sehat Sosial dengan kesehatan itu maka lansia atau orangtua dapat memperpanjang masa hidup alias panjang umur," jelas Kepala Perwakilan Badan Kependudukand an keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid. saat mengunjungi pemberjaran Sekolah Lansia Merah Putih di Kota Bengkulu, Jumat,(5/6/2026).

 

"Untuk mewujudkan lansia sehat, di dalam pembelajaran sekolah lansia, telah dirancang kegiatan terstruktur yang menyenangkan seperti senam lansia, kerajinan tangan, dan pertemuan rutin untuk menjalin keakraban, sambil memastikan aktivitas disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing" tambahnya usai mengikuti kegiatan Senam pagi bersama Sekolah Lansia Cempaka Smart di Gading Cempaka, Kota Bengkulu.

 

Zamhir menambahkan, sekolah lansia tak hanya memberikan pembelajaran untuk sehat, Smart itu dimana mendorong kelompok lansia untuk Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. "Lansia mandiri yang dapat disebut sebagai orangtua yang tidak selalu ketergantungan dengan orang lain dan lingkungan, aktif yang dimaksudkan agar lansia tidak merasa kesepian pada masa tua, mereka dituntun untuk tetap beraktifitas".

 

"Selain itu para lansia melalui sekolah tersebut mendapat pengetahuan untuk produktif yang mana tidak harus berpenghasilan dalam wujud finansial serta lansia bermartabat yang artinya lansia agar tetap merasa dilibatkan untuk berinteraksi sosial," tambah Zamhir.

 

Sementara itu Kepala Dinas P3APPKB Kota Bengkulu melalui Kepala Bidang KB, Miliarti, S.E., menyebutkan bahwa sekolah lansia dapat terwujud atas dukungan banyak pihak mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat dan organisasi lainnya. Sehingga dengan keberadaan sekolah tersebut di Kota Bengkulu sebanyak 11 sekolah, dua diantaranya telah menyelesaikan Standar I (S1) dan sembilan sekolah lainnya masih dalam tahap pembelajaran. "Termasuk Sekolah Lansia Merah Putih di Kelurahan Lingkar Barat ini telah menjalani sebanyak empat tahap pembelajaran," ujar Miliarti.

 

"Sembilan sekolah yang masih dalam tahap pembelajaran diantaranya adalah Sekolah Lansia "Emas Permata" di Kelurahan Kandang Mas, Sekolah Lansia Rinjani di Kelurahan Jembatan Kecil, Sekolah Lansia Merah Putih di Kelurahan Lingkar Barat, Sekolah Lansia Bahagia Mandiri di Kelurahan Anggut Atas, Sekolah Lansia Amalia Mulia di kelurahan Pasar Melintang, Sekolah Lansia Betungan Smart di Kelurahan Betungan, Sekolah Lansia Cemara di Kelurahan Nusa Indah, Sekolah Lansia di Kelurahan Rawa Makmur Permai serta Sekolah Lansia Senja Ceria yang terdapat di Kelurahan Suka Merindu, Kota Bengkulu," rinci Miliarti.

 

Terdapat beberapa kegiatan utama sekolah lansia. Edukasi kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai gizi dan pencegahan penyakit degeneratif. Pelatihan Keterampilan seperti Kursus kerajinan, seni, hingga literasi teknologi.
Mental dan Spiritual dimana mengembangkan kegiatan keagamaan, meditasi, dan konseling serta kegiatan yang bersifat sosial.(***)