×

Pencarian

DPRD Sebut Target Prestasi Bengkulu di PON 2028 Sulit Terwujud Tanpa Anggaran Serius

BENGKULU – Target Provinsi Bengkulu untuk berbicara banyak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2028 dinilai bakal sulit terwujud. Hal ini terjadi jika dukungan anggaran serta pemenuhan fasilitas olahraga di daerah belum mendapatkan perhatian serius dari pemerintah provinsi setempat.

Sorotan tajam tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, S.E. Ia menilai, kondisi pembinaan olahraga di Bumi Rafflesia hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan yang menghambat potensi para atlet lokal.

“Minimnya anggaran yang tersedia untuk sektor olahraga menjadi hambatan utama dalam proses pembinaan atlet. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada kesiapan mereka saat bersaing di tingkat nasional," ujar Teuku kepada media, Senin (11/5/2026).

Wakil Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnaen yang juga Ketua KONI Provinsi Bengkulu menghadiri pelatihan wasit renang/ist/

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan, target besar pada PON 2028 tidak akan bisa dicapai hanya dengan modal retorika. Pembinaan atlet yang ideal, menurutnya, membutuhkan intervensi dan dukungan finansial yang nyata dari pemerintah daerah.

Di sisi lain, Teuku juga memberikan apresiasi kepada pihak swasta dan komunitas yang selama ini bergerak mandiri menyokong prestasi olahraga di Bengkulu. Salah satunya adalah kontribusi yang diberikan oleh Harto melalui BBSI, yang dinilai aktif mengawal pembinaan atlet daerah di tengah keterbatasan.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa inisiatif dari masyarakat maupun pihak swasta tetap harus diimbangi oleh komitmen politik anggaran dari eksekutif.

Teuku menekankan bahwa tahun 2027 akan menjadi periode krusial sekaligus titik penentu persiapan atlet menuju PON XXIII 2028. Oleh sebab itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD untuk mulai memprioritaskan sektor olahraga dalam rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mendatang.

“Jika kita serius ingin mengejar target prestasi, maka persiapan harus dimulai dari sekarang. Pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus dipersiapkan dengan matang dalam jangka panjang,” pungkasnya.(adv)