×

Pencarian

Jaga Momentum Produksi, Dinas Perikanan Bengkulu Suntik Bantuan Operasional Lewat APBD-P

BENGKULU – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Perikanan memastikan dukungan terhadap sektor bahari tidak berhenti di tengah jalan. Dalam skema APBD Perubahan (APBD-P) tahun ini, pemerintah kembali mengusulkan serangkaian bantuan strategis guna menyasar titik-titik krusial yang dibutuhkan para pelaku usaha perikanan di Bumi Merah Putih.

Intervensi Spesifik di Tiga Sektor Utama

Kepala Dinas Perikanan Kota Bengkulu, Willhopi, menjelaskan bahwa usulan di APBD-P ini dirancang untuk memberikan dampak instan pada kelancaran operasional kelompok binaan. Bantuan ini dibagi menjadi tiga klaster utama sesuai dengan karakteristik usaha:

Sektor Nelayan Tangkap: Fokus pada pengadaan alat tangkap jaring guna mengganti sarana yang mulai rusak.

Sektor Pengolahan: Bantuan peralatan produksi seperti keranjang ikan, pisau standar pangan, dan perlengkapan higienis lainnya.

Sektor Budidaya: Injeksi bibit ikan dan stok pakan cadangan untuk menjamin keberlanjutan siklus kolam.

“Perhatian pemerintah kepada kelompok perikanan adalah agenda rutin. Di APBD Perubahan ini, kami mengusulkan bantuan yang sifatnya mendesak dan sangat dibutuhkan di lapangan. Tujuannya agar rantai produksi mereka tetap terjaga,” ujar Willhopi, Selasa (21/4/2026).

Meringankan Beban Modal Kerja

Willhopi mengakui bahwa meski volume bantuan yang diusulkan melalui anggaran perubahan mungkin tidak sebesar APBD murni, namun keberadaannya sangat krusial bagi kelompok kecil. Intervensi berupa pakan dan alat tangkap dinilai mampu menekan pengeluaran modal kerja nelayan dan pembudidaya.

“Walaupun mungkin skalanya tidak besar, kami yakin bantuan ini cukup untuk meringankan beban mereka. Setidaknya, kelompok tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk kebutuhan dasar operasional, sehingga margin keuntungan mereka bisa sedikit bertambah,” tambahnya.

Penguatan Ekonomi Pesisir

Dinas Perikanan berharap usulan ini dapat segera diakomodir dalam pembahasan bersama legislatif. Penguatan sektor perikanan melalui APBD-P dipandang sebagai langkah taktis untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pesisir di akhir tahun anggaran, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan ikan di Kota Bengkulu tetap stabil.

“Kami optimistis, dengan dukungan yang berkesinambungan, sektor perikanan akan terus tumbuh menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan di Kota Bengkulu,” pungkas Willhopi. 9adv)