×

Pencarian

Buktikan Ketangguhan AI-TechCo, Trafik Data Indosat Meroket 20% Saat Mudik Lebaran 2026

JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir AI-TechCo di Indonesia. Sepanjang periode mudik Lebaran 2026, Indosat mencatat lonjakan trafik data lebih dari 20% secara tahunan (year-on-year), melayani jutaan pelanggan yang bergerak di sepanjang jalur mudik nasional tanpa kendala teknis berarti.

Lonjakan ini selaras dengan tren nasional di mana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memprediksi kenaikan trafik hingga 40%. Menariknya, Indosat berhasil mencatatkan penurunan downtime sebesar 20%, membuktikan bahwa kapasitas jaringan tetap stabil meski beban penggunaan meningkat tajam.

Sentuhan AI: Jaringan Cerdas yang "Bisa Meramal"

Bukan sekadar responsif, Indosat mengadopsi pendekatan proaktif. Sebagai AI-TechCo, perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau trafik secara real-time di 77 jalur mudik strategis sepanjang ~8.121 km.

Sistem AI ini mampu mengidentifikasi potensi kepadatan trafik 60% lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Hal ini memungkinkan optimasi kapasitas dilakukan secara otomatis di 36 ruas tol, 31 jalur non-tol, dan 10 jalur kereta api sebelum pelanggan merasakan gangguan.

"Periode mudik adalah ujian sesungguhnya bagi ketangguhan jaringan kami. Pencapaian ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat menjadi AI-TechCo, di mana teknologi AI bekerja di balik layar untuk memastikan konektivitas tanpa jeda," ujar Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Dominasi Media Sosial dan Lonjakan di Lampung

Data internal Indosat menunjukkan bahwa WhatsApp, YouTube, dan TikTok menjadi aplikasi yang paling banyak menyedot bandwidth. Secara geografis, lonjakan trafik tertinggi tercatat di jalur Jakarta menuju Jawa Barat (naik 22%) dan Jawa Tengah (naik 37%).

Di Pulau Sumatra, Provinsi Lampung muncul sebagai titik pertumbuhan yang paling eksplosif:

  • Lampung Timur: Lonjakan trafik mencapai 52%.
  • Lampung Tengah: Naik 42%.
  • Lampung Selatan: Naik 32%.
  • Infrastruktur Masif di Balik Layar

Kestabilan jaringan ini ditopang oleh investasi infrastruktur yang masif, termasuk:

  • Upgrade kapasitas di lebih dari 7.000 site dan pembangunan 1.600 site baru.
  • Pengoperasian 75 Mobile BTS (MBTS) di sepanjang jalur mudik.
  • Siaga penuh 2.500 engineer di 46 kantor cabang dan 16 posko siaga 24/7.

Melalui semangat #LebihBaikIndosat, perusahaan memastikan 55.000 site aktif di 420 kabupaten tetap beroperasi optimal, menjaga jutaan pemudik tetap terhubung dengan keluarga di momen paling berarti tahun ini. ***