Bengkuluikobengkulu.com,– Pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) secara resmi membuka posko pelayanan khusus selama masa mudik Idul Fitri 2026. Yang berfokus pada konseling keluarga, Kesehatan Reproduksi (Kespro), dan Keluarga Berencana (KB). Di Bengkulu posko mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah mulai menggiatkan layanan konseling kesehatan reproduksi (kespro) dan keluarga berencana (KB) bagi para pemudik di beberapa pos pengamanan lebaran..
" Kita apresiasi kesigapan petugas KB di daerah yang mulai menggiatkan pelayanan konseling bagi pemudik di Bengkulu. Layanan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan keluarga sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat yang memanfaatkan posko selama masa arus mudik dan balik lebaran mulai 13 hingga 27 Maret-2026," ujar Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Zamhari,S.H., M.H kepada pewarta di kantornya, Jumat,(13/3/2026)
Di posko, para pemudik mendapat pelayanan selama mudik lebaran dengan layanan konsultasi keluarga dan kesehatan reproduksi (Kespro) maupun KB. Pada konseling Kesehatan Reproduksi petugas menyediakan informasi bagi pasangan usia subur dan remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi selama perjalanan jauh," kata Kepala BKKBN Bengkulu.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan pemudik tidak hanya mendapatkan tempat beristirahat yang nyaman, tetapi juga memperoleh pengetahuan yang bermanfaat bagi kesehatan dan masa depan keluarga. Posko mudik pun diharapkan menjadi ruang pelayanan yang tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga edukatif bagi masyarakat, harap Zamhari.
Di tempat terpisah Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Daerah Bengkulu Helmi Suanda, S.Sos menyampaikan, Posko Bangga Kencana di Bengkulu menurunkan sebanyak 292 personel penyuluh KB. Yang tersebar di 34 titik posko di Provnis Bengkulu.
Kabupaten Seluma dengan jumlah posko layanan sebanyak tiga titik terdapat di Desa Sukaraja, Simpang Kota Tais dan terdapat pos pengamanan lebaran di Desa Sendawar Padang Bakung. Petugas di posko mudik memberikan berbagai layanan informasi dan konseling kepada masyarakat, khususnya terkait kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan mudik.
Selain menjadi tempat beristirahat bagi pemudik, posko juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas. Melalui konseling ini, pemudik dapat berkonsultasi langsung dengan petugas mengenai berbagai persoalan kesehatan reproduksi dan penggunaan alat kontrasepsi.(***)
