KEPAHIANG – Menjelang puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten Kepahiang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat melakukan percepatan perbaikan infrastruktur jalan. Fokus utama saat ini adalah penanganan lubang jalan (patching) di ruas-ruas strategis yang menjadi jalur utama pergerakan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Kepahiang Teddy Adeba menyatakan bahwa pemeliharaan rutin ini ditargetkan rampung pada H-7 Lebaran. Hal ini dilakukan guna meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas dan memastikan distribusi logistik kebutuhan pokok selama Ramadan tetap stabil.
"Kami telah memetakan titik-titik krusial, terutama jalan kabupaten yang menjadi penghubung antar-kecamatan. Tim di lapangan bekerja ekstra agar saat arus mudik memuncak nanti, permukaan jalan sudah dalam kondisi mantap dan layak lalui," ujar Kadis PUPR Kepahiang dalam peninjauan lapangan, Rabu (4/3).
Fokus Perbaikan dan Prioritas
Berdasarkan data teknis, perbaikan difokuskan pada tiga aspek utama:
- Penambalan Lubang (Patching): Menutup kerusakan permukaan aspal yang dapat membahayakan pengendara motor.
- Pembersihan Drainase: Mengantisipasi genangan air di badan jalan jika terjadi hujan deras saat arus mudik.
- Perapian Bahu Jalan: Memperluas pandangan pengemudi di tikungan-tikungan tajam khas topografi Kepahiang.
PUPR Kepahiang juga menghimbau kepada masyarakat dan para pemudik untuk tetap berhati-hati saat melintasi area yang sedang dalam tahap pengerjaan. Rambu-rambu peringatan telah dipasang di titik proyek guna menjaga keselamatan bersama.
"Kelancaran mudik adalah prioritas kami. Infrastruktur yang baik adalah bentuk pelayanan langsung negara kepada masyarakat yang ingin bersilaturahmi di hari kemenangan," tutupnya. (adv)
