×

Pencarian

Operasi "Pasar Kinclong": Pemkot Bengkulu Cuci Bersih Lapak Panorama Hingga Tengah Malam!

 

BENGKULU – Citra kumuh yang selama ini melekat pada Pasar Panorama coba dihapus total oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Dalam aksi dramatis yang berlangsung sejak Jumat malam (13/02/2026) hingga dini hari Sabtu, tim gabungan lintas OPD melakukan pembersihan besar-besaran di area dalam pasar.

Bukan sekadar disapu, petugas Dinas Damkar dan Penyelamatan mengerahkan armada untuk menyemprot dan menyisir setiap sudut keramik lapak agar steril dari kotoran dan bau tak sedap.

"Bersih Seperti Kamar Mandi Hotel"

Kasatpol PP Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menegaskan bahwa aksi "cuci pasar" ini merupakan instruksi langsung Walikota Dedy Wahyudi. Tujuannya satu: memberikan fasilitas terbaik agar pedagang merasa betah di dalam.

“Mudah-mudahan pasar yang tadinya kotor dan kumuh, setelah dicuci bersih hari ini bisa menjadi seperti kamar mandi hotel. Ini semua dilakukan demi kenyamanan bersama,” ujar Sahat di tengah kepulan uap air pembersihan.

Mengundang Pedagang: "Fasilitas Sudah Mewah, Ayo Masuk!"

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Eddy Apriyanto, yang memantau aksi hingga pukul 00.02 WIB tersebut, kembali melayangkan ajakan persuasif kepada para pedagang yang masih "kucing-kucingan" di bahu jalan.

"Kami mengajak pedagang yang masih di luar, mari masuk ke dalam, losnya sudah bersih. Untuk pembeli, ayo kita belanja di dalam pasar agar lebih nyaman dan higienis," ajak Eddy.

Spirit Ekonomi dan Religi

Menariknya, Plt Kadis Perindag, Alex Periansyah, memberikan sentuhan spiritual pada aksi penataan ini. Ia berharap lingkungan pasar yang bersih dapat menjadi pemicu keberkahan bagi para pedagang.

“Jika lingkungan bersih, rezeki insya Allah bertambah, ibadah bisa lebih kencang. Doa-doa dari pasar yang tertib ini akan membawa keberkahan bagi Kota Bengkulu,” tuturnya didampingi Serikat Pedagang.

Operasi pembersihan yang berlangsung kondusif dengan pengamanan kepolisian ini menjadi bukti bahwa Pemkot tidak hanya menuntut ketertiban, tetapi juga memberikan kompensasi berupa kenyamanan fasilitas yang maksimal.(adv)