×

Pencarian

Hari Ibu 2025, Bupati Zurdi Nata: Perempuan Adalah Pilar Utama Ketahanan Ekonomi Keluarga di Kepahiang

KEPAHIANG – Menjelang peringatan Hari Ibu ke-97, Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, mengeluarkan pernyataan penting yang memberikan apresiasi tinggi sekaligus arah kebijakan baru bagi kaum perempuan di "Bumi Sehasen". Bupati menegaskan bahwa potret ekonomi Kabupaten Kepahiang saat ini tidak bisa dilepaskan dari peran aktif kaum ibu yang menjadi penggerak utama sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama dalam pengolahan hasil bumi dan industri kreatif.

Bupati memandang bahwa pemberdayaan perempuan bukan sekadar isu sosial, melainkan instrumen strategis untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan anak di tingkat keluarga.

Transformasi Peran Ekonomi Perempuan
Dalam pernyataannya, Bupati Zurdi Nata menyoroti bahwa mayoritas geliat ekonomi kreatif di desa-desa Kepahiang, mulai dari industri pengolahan kopi rumahan hingga kerajinan tangan, didominasi oleh kelompok perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa perempuan Kepahiang memiliki daya adaptasi dan semangat kewirausahaan yang luar biasa.

"Pernyataan saya pada momentum Hari Ibu tahun ini adalah pengakuan atas kontribusi nyata: kaum perempuan di Kepahiang adalah pilar utama ketahanan ekonomi keluarga kita. Saat ini, kita melihat ibu-ibu bukan lagi sekadar pengelola rumah tangga, tetapi sudah menjadi tulang punggung yang memastikan roda ekonomi tetap berputar melalui UMKM. Oleh karena itu, saya instruksikan jajaran terkait untuk memperluas skema bantuan modal dan pelatihan digitalisasi pasar yang secara khusus menyasar kelompok usaha perempuan di tahun 2026 mendatang," ujar Bupati Nata, Senin (22/12/2025).

Investasi pada Pendidikan dan Kesejahteraan
Bupati juga menambahkan bahwa dengan perempuan yang berdaya secara ekonomi, maka standar kesejahteraan keluarga akan meningkat secara otomatis. Beliau meyakini bahwa seorang ibu yang memiliki kemandirian finansial cenderung lebih peduli terhadap pemenuhan gizi anak (pencegahan stunting) dan kelangsungan pendidikan putra-putrinya hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

"Memberdayakan satu orang ibu sama dengan menyelamatkan satu generasi. Di pengujung tahun 2025 ini, saya ingin menegaskan kembali bahwa Pemerintah Kabupaten Kepahiang berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang ramah bagi perempuan untuk berkarya. Kita akan memperkuat peran organisasi wanita sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan program-program pembangunan. Selamat Hari Ibu untuk seluruh perempuan hebat di Kepahiang, dedikasi Anda adalah energi bagi kemajuan daerah ini," pungkasnya.(adv)