BENGKULU – Polda Bengkulu mulai menjajaki rencana penyelenggaraan kejuaraan balap motor atau road race di kawasan Padang Harapan, Kota Bengkulu. Sirkuit nonpermanen yang berada di depan Masjid Raya Baitul Izzah tersebut berpeluang kembali menjadi arena adu kecepatan setelah hampir delapan tahun tidak digunakan untuk event balap motor.
Rencana menghidupkan kembali sirkuit Padang Harapan ini mencuat setelah sejumlah pembalap lokal menyampaikan keinginan untuk kembali berkompetisi di lokasi yang memiliki sejarah penyelenggaraan road race di Kota Bengkulu tersebut.
Dirlantas Polda Bengkulu, Kombes Pol Mochammad Hasan, S.I.K., M.H., mengatakan aspirasi para pembalap menjadi salah satu pertimbangan untuk menjajaki kembali penggunaan kawasan Padang Harapan sebagai lokasi kejuaraan.
Keinginan tersebut juga menguat setelah suksesnya penyelenggaraan Kapolda Cup Road Race 2026 di depan Mapolresta Bengkulu pada 23–25 Oktober 2026.
Hasan mengungkapkan, rencana penyelenggaraan road race di Padang Harapan telah dikomunikasikan dengan sejumlah pihak, mulai dari event organizer (EO), Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), hingga Kapolda Bengkulu.
Komunikasi awal tersebut mendapat respons positif. Pembahasan selanjutnya akan difokuskan pada penentuan jadwal serta kesiapan teknis penyelenggaraan.
“Saya mendapat informasi dari teman-teman pembalap yang ingin bernostalgia kembali. Karena itu, saya mencari lokasi sirkuit yang pernah digunakan untuk event road race, terakhir sekitar 2018 di Padang Harapan,” ujar Hasan, Selasa (3/11/2026).
Road Race Padang Harapan Ditargetkan Awal 2027
Terkait jadwal, Hasan memperkirakan kejuaraan road race di Padang Harapan paling cepat dapat digelar pada awal 2027.
Peluang penyelenggaraan yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu juga mulai dipertimbangkan. Namun, kepastian waktu pelaksanaan masih menunggu kajian lebih lanjut dengan memperhatikan kesiapan seluruh unsur penyelenggara.
Menurut Hasan, menggelar balapan di jalan kawasan perkotaan bukan perkara sederhana. Diperlukan perencanaan matang, mulai dari rekayasa kegiatan, pengamanan lokasi, hingga penerapan standar keselamatan bagi pembalap dan penonton.
Pengalaman penyelenggaraan Kapolda Cup Road Race 2026 di depan Mapolresta Bengkulu juga akan menjadi bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelaksanaan event berikutnya.
“Ini akan kita pelajari lagi karena membutuhkan persiapan dan mekanisme, terutama terkait safety. Namun, akan saya upayakan agar bisa terlaksana,” ucapnya.
Beri Ruang Kompetisi bagi Pembalap Lokal
Jika terealisasi, kejuaraan road race di Padang Harapan diharapkan dapat menjadi wadah bagi pembalap lokal untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperoleh kesempatan berkompetisi dalam ajang balap resmi.
Selain itu, kembalinya aktivitas balap motor di kawasan tersebut berpotensi menambah pilihan lokasi penyelenggaraan event otomotif di Kota Bengkulu.
Polda Bengkulu menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan akan menjadi prioritas utama. Dengan persiapan yang matang, event road race di Padang Harapan diharapkan dapat berlangsung tertib, aman, serta memberikan ruang kompetisi yang positif bagi komunitas otomotif di Provinsi Bengkulu.
