Bengkulu,Ikobengkulu.com,- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN terus memperkuat pelaksanaan lima program prioritas sebagai langkah konkret mendukung Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia, " Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM)".
Kelima program prioritas tersebut " Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) untuk pencegahan stunting, Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) sebagai layanan pengasuhan anak berkualitas, serta (GATI) yang populer dengan Gerakan Ayah Teladan Indonesia untuk mendorong peran ayah dalam pengasuhan. Selain itu, terdapat program SIDAYA (Lansia Berdaya) dan MBG 3B, lima program tersebut mempeecepat cita lainnya seperti, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas ".
Penguatan lima program prioritas tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun keluarga berkualitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempersiapkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Melalui berbagai program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, BKKBN mendorong intervensi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pendampingan keluarga, peningkatan kesehatan ibu dan anak, percepatan penurunan stunting, hingga penguatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, dr. H. Zamhir Setiawan, M.Epid, kepada pewarta di Bengkulu melalui Sekretaris Perwakilan BKKBN Bengkulu Weldi Suisno,S.Pd., M.E, di kantornya,(Senin,02/11/2026).
Weldi menegaskan bahwa penguatan lima program prioritas membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, tenaga lini lapangan, mitra kerja maupun masyarakat. Keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Diperlukan keterlibatan bersama untuk memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi keluarga.
Dengan memperkuat lima program prioritas, Kemendukbangga/BKKBN optimistis dapat berkontribusi dalam mewujudkan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembangunan SDM melalui langkah riil meningkatkan indek pembangunan manusia (IPM)," ujarnya.
" Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Bengkulu tercatat sebesar 75,68 dan masuk dalam kategori "Tinggi". Naik 0,77 poin (atau 1,03 persen) dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 74,91. Dan Umur Harapan Hidup (UHH) mencapai 73,59 tahun (BPS-2025)".(***)

