Bengkulu-Ikobengkulu.com,- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN setiap tahun terus memberi ruang bagi generasi muda untuk pengembangan diri hadir sebagai agen perubahan melalui seleksi pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe).
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, awal Oktober-2026 menggelar Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreatif (ADUJAK) tingkat provinsi tahun 2026. Lomba kreativitas tersebut diikuti sebanyak 12 pasang remaja putra-putri dari sejumah daerah kabupaten dan kota di daerah ini.
Melalui ADUJAK, para remaja diberikan ruang untuk meningkatkan keberanian dalam menyampaikan pendapat, mengembangkan kreativitas, serta berinteraksi dengan lingkungan sosial. Kepercayaan diri dinilai menjadi salah satu kemampuan penting bagi remaja dalam menghadapi berbagai tantangan dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu dr.H. Zamhir Setiawan., M.Epid pada pembukaan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas GenRe tingkat Provinsi Bengkulu tahun 2026, Jumat,(2/10/2026).
"Berbicara tentang remaja, sesungguhnya kita sedang bicara tentangmasa depan keluarga, masyarakat dan masa depan Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu membangun generasi muda tidak cukup hanya dengan memberikan pengetahunan. Kita pun perlu memberikan ruang untuk belajar banyak hal positif, belajar berdiskusi berkreasi dan bahkan untuk belajar menyampaikan gagasan. Salah satu strategi mengembangkan generasi muda adalah kompetisi kreativitas melalui ADUJAK," kata dr. Zamhir.
Ia menambahkan, Selain pengembangan kepercayaan diri, ADUJAK menjadi wadah bagi remaja untuk belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan mengenali potensi yang dimiliki. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu mereka menjadi generasi yang aktif dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Di Bengkulu jumlah kelompok umur 16-30 tahun mencapai 633 ribu jiwa lebih (BPS), angka itu sebuah potensi untuk meraih Indonesia Emas 2045 dan memanfaatkan Bonus Demografi agar memberi nilai positif dalam pembangunan, hal itu dapat diraih jika potensi tersebut di siapkan dengan baik. Remaja GenRe harus jadi pribadi yang berprestasi serta menginspirasi untuk hadir sebagai remaja yang berani dan berdampak.
Jadilah remaja yang berani dan berdampak, "Jika ada dan tiada tidak berbeda Untuk Apa Ada, Karena Ada Untuk Memberi Makna ". Jadi kehadiran kita harus memberi manfaat atau makna, minimal buat diri sendiri, keluarga dan masyarakat" kata Zamhir menyemangati.(***)

