IKOBENGKULU — Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Bengkulu kembali mengalami kenaikan. Pada Selasa (25/8/2026), harga bawang putih tercatat mencapai Rp60.000 per kilogram, naik dari kisaran Rp45.000 hingga Rp55.000 per kilogram sebelumnya.
Pedagang bawang, Herna Densi (42), mengatakan kenaikan harga tersebut mulai terasa dalam sebulan terakhir. Kondisi serupa juga terjadi pada bawang merah yang harganya kini hampir menyamai bawang putih.
Menurut Herna, bawang yang dijualnya diperoleh dari distributor lokal di sekitar pasar dengan pasokan dari luar daerah, salah satunya Brebes, Jawa Tengah. Ia menyebut kenaikan harga diduga dipengaruhi meningkatnya kebutuhan dalam jumlah besar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi tersebut membuat ketersediaan bawang untuk kebutuhan masyarakat umum menjadi lebih terbatas. Dampaknya, harga di tingkat pedagang ikut mengalami kenaikan.
Kenaikan harga juga mengubah pola belanja masyarakat, termasuk ibu rumah tangga dan mahasiswa. Pembeli kini lebih banyak membeli bawang dalam jumlah 1 hingga 2 ons dibandingkan sebelumnya yang bisa mencapai satu kilogram.
Perubahan pola belanja tersebut turut berdampak terhadap omzet pedagang. Meski demikian, pedagang mengaku tidak dapat menentukan harga karena mengikuti harga dari distributor.
Pedagang dan masyarakat berharap harga bawang serta komoditas pangan lainnya kembali stabil. Mereka khawatir kenaikan harga yang berlangsung lama semakin membebani pengeluaran rumah tangga.
Penulis: Raihan Fitra Nolisca

