×

Pencarian

Kenaikan Harga Pertamax Mulai Pengaruhi Penjualan Pertashop di Kota Bengkulu

IKOBENGKULU – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mulai berdampak pada aktivitas penjualan di sejumlah Pertashop di Kota Bengkulu. Sejumlah pengelola mengaku penjualan mengalami penurunan, sementara di lokasi lain jumlah pembeli masih terpantau stabil.

Petugas Pertashop di Jalan Mahakam, Kelurahan Lingkar Barat, Kecamatan Gading Cempaka, Setiaji (25), mengatakan kenaikan harga Pertamax membuat jumlah pelanggan yang datang berkurang dibandingkan sebelumnya.

"Biasanya satu ton Pertamax habis terjual dalam sehari, sekarang tidak lagi habis sejak harga naik," katanya saat diwawancarai Selasa (7/7).

Setiaji yang telah bekerja di Pertashop selama satu tahun menjelaskan, kondisi tersebut berbeda saat terjadi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU beberapa waktu lalu. Saat itu, penjualan di Pertashop meningkat tajam hingga mampu menghabiskan sekitar tiga ton Pertamax dalam sehari. Pertashop tempatnya bekerja melayani masyarakat setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Sementara itu, kondisi berbeda disampaikan Alvin (35), petugas Pertashop di Jalan Gunung Bungkuk, Kelurahan Kebun Tebeng, Kecamatan Ratu Agung. Menurutnya, kenaikan harga Pertamax belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap jumlah pembeli di lokasi tempatnya bekerja.

"Pembeli masih tergolong stabil meski harga Pertamax naik," ujarnya.

Alvin yang telah bekerja selama lima tahun mengatakan pasokan Pertamax di Pertashop tersebut mencapai sekitar dua ton per hari. Pengisian bahan bakar didominasi kendaraan roda dua, sedangkan waktu paling ramai terjadi pada pukul 08.00–10.00 WIB dan kembali meningkat pada pukul 16.00–18.00 WIB. Pertashop tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 07.30 hingga 22.00 WIB.

Meski kondisi penjualan di kedua Pertashop berbeda, keduanya sama-sama pernah mengalami lonjakan pembeli ketika terjadi kelangkaan BBM di sejumlah SPBU. Saat itu, masyarakat memilih beralih ke Pertashop untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan.

Penulis: Fiza Pratisya Zuinara