×

Pencarian

Keluarga Kunci Utama Menuju ASN BKKBN Bersih Dari Korupsi

Bengkuluikobengkulu.com, – Integritas seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak hanya dibangun di ruang kerja, tetapi juga berawal dari lingkungan keluarga. Keluarga menjadi kunci utama untuk menuju ASN yang bersih dari tindak korupsi. Tuntutan gaya hidup mewah atau tekanan dari pasangan untuk memenuhi kebutuhan di atas pendapatan dapat menjadi penyebab untuk mengambil tindakan korupsi. Mari kita tanamkan filosofi budaya kerja BKKBN " Flower, Bee, Honey ".

 

Pesan itulah yang mengemuka disampaikan Kepala Perwakilan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu dr. H. Zamhir Setiawan., M.Epid didepan puluhan ASN dalam apel pagi, Senin,6-Juli-2026. Pesan tersebut untuk mengingatkan kembali ASN di lingkungan BKKBN menjelang akan digelarnya sosialisasi anti korupsi upaya meningkatkan kepecayaan publik sebagai ASN yang bersih, jujur yang sejalan dengan filosofi budaya kerja BKKBN.

 

" BKKBN melalui filosofi budaya kerja " Flower, Bee, Honey " yang diintegrasikan dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK untuk mencegah korupsi. Keduanya membentuk fondasi agar ASN bekerja secara jujur, berintegritas, dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat. "Pekerjaan kita selain memberikan manfaat terhadap keluarga juga lebih mendasar lagi bermanfaat bagi masyarakat.

 

" Flower adalah Bunga filosofi ini yang melambangkan profesionalisme, keindahan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Bee atau Lebah melambangkan kerja keras, kolaborasi, sinergi, dan integritas dalam bertugas. Dan filosofi Honey yaitu Madu yang merepresentasikan hasil kerja keras yang bermanfaat dan memberikan dampak nyata bagi masyaraka dan keluarga. Jangan sampai " hasil kerja yang menjadikan racun bagi keluarga maupun masyarakat," kata dr. Zamhir.

 

"Integritas bukan hanya komitmen individu, tetapi juga komitmen keluarga. Ketika keluarga menjadi tempat menanamkan nilai kejujuran, kesederhanaan, tanggung jawab, dan rasa syukur, maka ASN akan memiliki benteng moral yang kuat untuk menolak segala bentuk korupsi," ujarnya.

 

dr. Zamhir menyebutkan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001, terdapat 30 jenis tindak pidana korupsi di Indonesia yang dikelompokkan ke dalam 7 kategori utama yang diantaranya "suap menyuap, pemerasan, gratifikasi, penggelapan dalam jabatan".

 

Sebagai institusi yang mengemban amanah pembangunan keluarga, BKKBN memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai integritas. Karena itu, setiap pegawai didorong untuk mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK dan filosofi budaya kerja dalam setiap pelaksanaan tugas, sekaligus memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter.

 

Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, ASN dituntut tidak hanya profesional dan kompeten, tetapi juga memiliki integritas yang kokoh. Nilai tersebut tumbuh dari kebiasaan yang dibangun di rumah, melalui komunikasi yang sehat, pola hidup sederhana, serta dukungan pasangan dan anak-anak untuk selalu menjalankan tugas secara jujur.

 

Kembali Zamhir menegaskan, bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam menjaga integritas seorang ASN. Menurutnya, keluarga yang memahami pentingnya kejujuran dan hidup sesuai kemampuan akan menjadi pengingat ketika seorang ASN menghadapi godaan penyalahgunaan jabatan maupun kewenangan," pesannyanya awal pekan ke-dua Juli-2026.(***)