TOKYO, 24 Juni (Xinhua) -- Chairman sekaligus CEO SoftBank Group Masayoshi Son pada Rabu (24/6) mengatakan bahwa perusahaan tersebut akan lebih fokus pada empat bidang utama, yaitu model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), cip, infrastruktur, dan robotik, seiring upaya perusahaan itu dalam meningkatkan ekspansi di bidang AI.
Berbicara dalam rapat umum pemegang saham tahunan konglomerat investasi dan teknologi Jepang di Tokyo, Son memaparkan strategi AI grup tersebut dan mengisyaratkan niatnya untuk tetap memimpin perusahaan itu selama 10 hingga 15 tahun ke depan guna mewujudkan ambisinya di bidang AI.
Di empat bidang tersebut, SoftBank telah berinvestasi pada OpenAI yang berbasis di Amerika Serikat (AS), memajukan rencana pembangunan pusat data, serta mengakuisisi sejumlah saham di perusahaan-perusahaan yang berspesialisasi dalam desain cip dan robotik.
CEO berusia 68 tahun tersebut juga menepis kekhawatiran bahwa sektor AI telah memasuki zona gelembung (bubble territory).
"Masyarakat mungkin bertanya-tanya apakah AI hanyalah sebuah gelembung, sama seperti yang mereka ragukan terhadap internet," ujar Son dalam pertemuan tersebut. "Namun, jika kita melihat kembali selama 30 tahun terakhir, perusahaan-perusahaan internet terkemuka justru tumbuh pesat. Dibandingkan dengan hal itu, revolusi AI baru saja dimulai."
Dia menyebutkan AI kini sudah memasuki fase kedua, beralih dari sekadar bot obrolan (chatbot) pembuat teks atau gambar, dan bergerak menuju agentic AI, yaitu sistem yang mampu melakukan penalaran dan bertindak secara otonom. Selesai
