×

Pencarian

Cetak Sejarah, DKP Kota Bengkulu Targetkan Setor PAD Rp200 Juta dari Sektor Perikanan di 2026

BENGKULU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu melakukan lompatan besar dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk pertama kalinya, sektor perikanan diproyeksikan memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target ambisius sebesar Rp200 juta pada tahun anggaran 2026.

Optimalisasi Balai Benih Jadi Mesin PAD

Kepala DKP Kota Bengkulu, Wilhopi, menyatakan bahwa penetapan target ini merupakan bentuk komitmen jajarannya dalam memaksimalkan potensi aset daerah. Fokus utama produksi akan bertumpu pada Balai Benih Ikan (BBI) milik pemerintah kota, baik melalui penjualan bibit unggul maupun ikan konsumsi siap panen.

“Tahun 2026 menjadi momentum perdana Dinas Perikanan Kota Bengkulu menyumbang PAD secara langsung. Kami sudah merencanakan target Rp200 juta dan seluruh tim berkomitmen penuh untuk mencapainya. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus kita wujudkan,” tegas Wilhopi.

Tren Positif: Realisasi Awal Mulai Terlihat

Optimisme Wilhopi bukan tanpa alasan. Berdasarkan catatan kinerja bulan ini, DKP telah berhasil membukukan setoran ke kas daerah di kisaran Rp10 juta hingga Rp20 juta. Angka tersebut bersumber dari tingginya permintaan bibit ikan berkualitas dan serapan pasar terhadap ikan konsumsi hasil budidaya mandiri.

Kepala DKP Kota Will Hopi

“Alhamdulillah, bulan ini saja kita sudah setor sekitar Rp10 sampai Rp20 juta. Jika tren ini konsisten dan produksi di Balai Benih terus kita genjot, target tahunan tersebut sangat realistis untuk dicapai,” jelasnya.

Mandiri Secara Ekonomi dan Pangan

Langkah ini sekaligus membuktikan bahwa sektor perikanan tidak hanya berperan sebagai penyangga ketahanan pangan dan gizi masyarakat, tetapi juga mampu bertransformasi menjadi unit ekonomi yang produktif bagi pembangunan kota.

DKP Kota Bengkulu kini tengah mematangkan strategi pemasaran dan peningkatan kapasitas produksi di Balai Benih agar standar kualitas ikan yang dihasilkan mampu bersaing di pasar luas, sehingga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi daerah. (adv)