×

Pencarian

Amankan Stok Lebaran, DKP Kota Bengkulu Siapkan Panen Raya 1 Ton Lele di BBI

BENGKULU – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat aman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Melalui unit Balai Benih Ikan (BBI), pemerintah kota bersiap melakukan panen raya ikan lele dengan estimasi mencapai 1 ton guna memenuhi lonjakan permintaan pasar saat momen Lebaran.

Intervensi Stok Melalui Budidaya Mandiri

Kepala DKP Kota Bengkulu, Wilhopi, mengungkapkan bahwa panen ini merupakan bagian dari skema ketahanan pangan daerah. Produksi ikan lele hasil budidaya sendiri ini diharapkan menjadi alternatif sumber protein yang sehat, segar, dan terjangkau bagi warga di tengah fluktuasi harga pangan menjelang Idulfitri.

“Kami proyeksikan panen kali ini mencapai 1 ton. Tujuannya jelas, untuk mempermudah masyarakat mendapatkan ikan konsumsi yang berkualitas dengan harga yang kompetitif di saat momen Lebaran,” ujar Wilhopi, Senin (9/3/2026).

Masyarakat yang berminat dapat memperoleh ikan hasil panen ini melalui koordinasi langsung dengan pihak DKP atau melalui mitra pihak ketiga yang telah menjalin kerja sama resmi.

Skema Bagi Hasil dan Mitigasi Pasar

Guna memastikan seluruh hasil panen terserap secara optimal, DKP menerapkan sistem kerja sama bagi hasil dengan pihak ketiga. Langkah ini dilakukan sebagai mitigasi jika serapan langsung dari masyarakat belum maksimal, sehingga tidak ada hasil panen yang terbuang sia-sia.

“Kami sudah siapkan rantai distribusinya. Jika ada kelebihan stok yang tidak terjual langsung ke warga, pihak ketiga sudah siap menampung. Ini sistem yang saling menguntungkan sekaligus menjaga stabilitas stok di pasar,” jelasnya.

Keberlanjutan Produksi: 100 Ribu Benih Baru Disiapkan

Tidak berhenti di panen Lebaran, DKP juga memastikan keberlanjutan siklus produksi perikanan darat di Kota Bengkulu. Saat ini, sebanyak 100 ribu ekor benih lele baru telah ditebar di kolam BBI dan memasuki tahap pembesaran.

“Untuk stok pasca-Lebaran, kami sudah tebar 100 ribu benih yang diprediksi bisa dipanen dalam dua hingga dua setengah bulan ke depan. Selain itu, ada cadangan sekitar 50 ribu ekor lagi yang juga segera memasuki masa panen dalam waktu dekat,” pungkas Wilhopi.

Dengan strategi budidaya yang berkelanjutan ini, Pemkot Bengkulu optimis mampu mendorong angka konsumsi ikan masyarakat sekaligus menekan ketergantungan pasokan dari luar daerah. (adv)