BENGKULU – Persiapan Karnaval Batik Besurek 2026 semakin matang. Hingga Jumat (17/4/2026), progres kegiatan telah mencapai sekitar 70 persen, dengan fokus pengerjaan kini berada pada tahap akhir pemasangan infrastruktur di lokasi acara.
Mengusung tema “Gemerlap Besurek Night Carnival”, event budaya ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (18/4/2026). Karnaval akan menampilkan parade budaya spektakuler serta peragaan busana khas Batik Besurek yang menjadi ikon daerah.
Rute karnaval dimulai dari Jalan Soeprapto, melintasi pusat kota, dan berakhir di kawasan Belungguk Point.
Persiapan Masuk Tahap Akhir
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu, Nurlia Dewi, memastikan sebagian besar kebutuhan utama telah terpenuhi. Saat ini, panitia tengah merampungkan pemasangan tenda peserta, panggung VIP, hingga pengamanan area.
“Persiapan sudah hampir selesai, tinggal tahap akhir pemasangan fasilitas pendukung di lapangan,” ujarnya.
Ribuan Peserta Siap Meriahkan
Antusiasme peserta terus meningkat. Sejumlah sekolah tingkat SD dan SMP serta organisasi perangkat daerah (OPD) dipastikan ambil bagian dalam kegiatan ini. Bahkan, masing-masing OPD diperkirakan mengirimkan hingga 20 peserta.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 23 hingga 25 kelompok telah mendaftar, dengan total peserta yang diproyeksikan mencapai ribuan orang.
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
Untuk mendukung kelancaran acara, rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan. Penutupan sejumlah ruas jalan utama akan diberlakukan mulai pukul 16.00 WIB hingga kegiatan selesai.
Meski demikian, akses menuju rumah sakit dan layanan darurat dipastikan tetap terbuka guna mengantisipasi situasi mendesak.
Angkat Budaya dan Dongkrak Ekonomi
Karnaval ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan bagian dari strategi promosi Batik Besurek sebagai warisan budaya takbenda khas Bengkulu.
Selain memperkuat identitas daerah, event ini juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama melalui meningkatnya permintaan busana batik dan produk kreatif lainnya.
Setelah sempat vakum selama dua tahun, Karnaval Batik Besurek 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan agenda budaya sekaligus magnet wisata unggulan di Kota Bengkulu.