BENGKULU – Standar disiplin tinggi Negeri Sakura berhasil ditaklukkan putra-putri Bumi Rafflesia. Sebanyak 10 siswa LPK Kaizu Hamagi Gakkou sukses mengantongi Visa Kerja Tokutei Ginou (Pekerja Berketerampilan Spesifik).
Bukan main-main, mereka bakal mengisi pos building cleaning di jaringan hotel bintang empat di kota-kota besar Jepang.
Nama-nama seperti Satriani Meta hingga Ramadani Saiful kini tengah bersiap koper. Mereka dijadwalkan segera terbang menuju Tokyo, Kyoto, dan Sapporo. Penempatan di lokasi strategis ini menjadi bukti bahwa tenaga kerja lokal mampu bersaing di level internasional.
Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari "kawah candradimuka" yang mereka jalani selama pelatihan.
“Ini bukti nyata daya saing kita. Mereka tidak hanya punya skill teknis, tapi mentalitasnya sudah 'disetel' sesuai budaya Jepang yang disiplin dan presisi,” tegas Afrianto kepada awak media, Kamis (16/4).
Program Tokutei Ginou memang tengah naik daun. Selain perlindungan kerja yang lebih terjamin, penghasilan yang ditawarkan sangat kompetitif bagi pekerja migran. Bagi Afrianto, ini adalah misi besar untuk memangkas angka pengangguran melalui jalur vokasi yang terukur dan legal.
“Kami pastikan semua dokumen clear dan sesuai regulasi. Ini langkah awal bagi mereka untuk menjemput masa depan yang lebih cerah,” tambahnya.
Keberangkatan 10 anak muda ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi generasi milenial dan Gen Z lainnya di Bengkulu. Bahwa dengan penguasaan bahasa dan keterampilan yang tepat, pasar kerja global bukan lagi sekadar impian, melainkan jangkauan tangan.
Daftar 10 Siswa yang Berangkat:
Berikut adalah nama-nama tenaga kerja terampil yang akan memulai karier internasional mereka:
Satriani Meta
- Trisno
- Sudarsono
- NST Khairil Fajri
- Velisa Ratu Saskia
- Friskasari Dian
- Fitriana Rita
- Adi Yoga Febberianto
- Fernando Ronald Julian
- Ramadani Saiful
***
