Bengkulu,IkoBengkulu.Com-Pada 2025 tahun lalu program pembangunan keluarga, kependudukan dan pembangunan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Provinsi Bengkulu menorehkan prestasi gemilang ditandainya berbagai indikator kinerja yang mengalami peningkatan signifikan. Keberhasilan penguatan program tersebut bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam Program Bangga Kencana di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan tren positif.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, menyampaikan bahwa lonjakan partisipasi tersebut merupakan hasil sinergi lintas sektor, penguatan peran kader, serta peningkatan kualitas layanan KB di fasilitas kesehatan. Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat," ujarnya kepada pewarta di Bengkulu, Rabu, (28/1/2026).
Ia menyebutkan, prestasi tahun lalu menorehkan proporsi kebutuhan KB terpenuhi (Demand satisfied) menempati peringkat enam besar nasional dengan capaian 88,1 persen dan terhadap Modern Contraceptive Prevalence Rate (mCPR) Bengkulu bertengger pada posisi tiga besar dengan capaian 69,8 persen. Sementara, kebutuhan KB tidak terpenuhi (Unmet Need) mampu ditekan hingga mencapai 9,0 persen yang jauh di bawah angka nasional sebesar 13,4 persen.
Tak berhenti disitu, kata Zamhari, perstasi capaian KB metode kontrasepsi jangka panjang mengalami peningkatan tajam hingga mencapai angka 28,6 persen naik dari sebelumnya 25,2 persen. Terhadap prestasi menekan angka putus pakai Pemerinath Bengkulu mampu berada pada posisi nomor wahid yang berada pada titik rendah 10,2 persen yang menurun tajam dari 19,7 persen," sebut Zamhari.
"Bangga Kencana bukan hanya program pemerintah, tetapi gerakan bersama untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan sumber daya manusia unggul," ujar Zamhari.
Ia menambahkan, capaian tersebut turut mengantarkan Bengkulu menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Ke depan, akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, mitra kerja, dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga keberlanjutan capaian yang telah diraih.(***)
