KEPAHIANG, – Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si, memberikan pernyataan penting mengenai arah penataan kawasan perkotaan untuk tahun mendatang. Di penghujung Desember 2025, Wabup mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah menyusun skema besar untuk melakukan revitalisasi pusat kota Kepahiang agar tidak hanya berfungsi sebagai pusat administrasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang estetis, modern, dan ramah bagi pejalan kaki.
Beliau menekankan bahwa wajah pusat kota adalah cerminan dari kemajuan sebuah daerah, sehingga pembenahan pada aspek keindahan dan ketertiban menjadi prioritas dalam rencana kerja tahun 2026.
Fokus pada Pedestrian dan Ruang Terbuka Hijau
Dalam penjelasannya, Ir. Abdul Hafizh menyatakan bahwa fokus utama penataan akan dimulai dari perbaikan drainase terintegrasi yang dibarengi dengan pembangunan trotoar yang layak (pedestrian) serta penataan lampu hias di sepanjang jalur utama. Beliau menginginkan pusat kota Kepahiang memiliki ciri khas yang kuat sebagai kota persinggahan yang nyaman.
"Pernyataan saya terkait penataan kawasan urban: tahun 2026 kita ingin Kepahiang memiliki wajah baru yang lebih segar. Saya telah instruksikan Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup untuk bersinergi menata kawasan pusat kota agar lebih estetik. Kita akan bangun trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas dan pejalan kaki, serta mempercantik sudut-sudut kota dengan taman-taman kecil. Kita ingin setiap orang yang melintas di Kepahiang merasa nyaman dan ingin berhenti sejenak untuk menikmati suasana kota kita yang bersih dan tertata," ujar Wabup Hafizh, Selasa (30/12/2025).
Tertib PKL dan Lampu Penerangan Jalan
Selain aspek keindahan fisik, Wakil Bupati juga menyoroti masalah ketertiban pasar dan penerangan jalan umum (PJU). Beliau menyatakan bahwa penataan pedagang kaki lima (PKL) akan dilakukan dengan pendekatan humanis agar tetap bisa berjualan tanpa mengganggu estetika dan fungsi jalan.
"Kita akan tata titik-titik PKL agar lebih rapi dan seragam, bukan digusur tetapi diatur tempatnya. Selain itu, masalah lampu jalan menjadi perhatian serius; saya ingin Kepahiang terang benderang di malam hari untuk meminimalisir risiko kriminalitas sekaligus mempercantik suasana malam kota. Penataan kota ini adalah langkah kita untuk meningkatkan indeks kebahagiaan warga sekaligus menarik minat investor. Saya minta dukungan seluruh lapisan masyarakat agar rencana transformasi wajah kota ini bisa berjalan lancar di tahun depan," pungkasnya.(adv)
