×

Pencarian

Tinjau Proyek Jalan Poros Tebat Monok, Bupati Zurdi Nata: Sebelum Natal Harus Mulus!

KEPAHIANG– Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, melakukan peninjauan mendadak ke lokasi proyek peningkatan jalan poros di kawasan Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Jumat pagi (7/11). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengerjaan infrastruktur vital tersebut berjalan sesuai jadwal, mengingat akhir tahun semakin dekat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang serta pihak kontraktor pelaksana. Proyek pengaspalan ulang (hotmix) dan pelebaran bahu jalan ini merupakan salah satu program prioritas yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2025.

Melihat progres di lapangan yang baru mencapai 85 persen, Zurdi Nata memberikan instruksi tegas kepada pihak kontraktor. Ia menetapkan tenggat waktu mutlak agar jalan tersebut tuntas sebelum masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

– Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, melakukan peninjauan mendadak ke lokasi proyek peningkatan jalan poros di kawasan Tebat Monok, Kecamatan Kepahiang, Jumat pagi (7/11). /ist

"Saya tidak mau mendengar alasan cuaca. Jalan Tebat Monok ini adalah salah satu akses penyangga utama. Sebelum tanggal 20 Desember, atau sebelum arus mudik Natal dimulai, jalan ini harus sudah mulus. Alat berat tidak boleh lagi parkir di bahu jalan saat libur nanti karena akan bikin macet," ultimatum Zurdi Nata di lokasi proyek.

Antisipasi Arus Nataru Kekhawatiran Bupati cukup beralasan. Kawasan Tebat Monok kerap menjadi titik kepadatan lalu lintas saat musim liburan, karena merupakan jalur perlintasan menuju objek wisata dan jalur alternatif menuju Kabupaten Bengkulu Tengah. Kondisi jalan yang setengah jadi dikhawatirkan akan membahayakan pengendara saat volume kendaraan meningkat.

"Kalau perlu kerjakan lembur siang malam (sistem shift). Kejar targetnya, tapi kualitas aspal jangan dikurangi. Pengawas dari PUPR saya minta tongkrongi terus di sini," tambahnya.

Respon Dinas PUPR Menanggapi instruksi Bupati, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang menyatakan kesiapannya untuk memperketat pengawasan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan penyedia jasa untuk menambah jumlah tenaga kerja dan alat berat guna mengejar sisa volume pekerjaan dalam waktu satu bulan ke depan.

"Sesuai arahan Pak Bupati, kami optimis rampung pertengahan Desember. Saat ini tinggal pelapisan akhir (overlay) dan perapian drainase di sisi kiri-kanan jalan," jelas Kadis PUPR.

Proyek peningkatan jalan poros Tebat Monok ini diharapkan tidak hanya memperlancar arus lalu lintas, tetapi juga mempermudah akses distribusi hasil pertanian warga setempat yang mayoritas adalah petani sayur dan kopi. (adv)