Rejang Lebong - Setelah hampir kurang lebih 1 jam melakukan penggeledahan di Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejeng Lebong, tim gabungan Polda Bengkulu, Satuan Brimob, dan Polres Rejang Lebong mengamankan sejumlah barang bukti berupa puluhan alat hisap narkoba jenis sabu, dan 8 unit mesin judi ding dong.
Hal ini disampaikan Direktur Narkoba Polda Bengkulu, Kombes Pol. Jojo Sutarjo yang mengatakan bahwa operasi gabungan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden RI dan instruksi Kapolri terkait pemberantasan peredaran narkoba di seluruh wilayah.
Dalam operasi yang dipimpin langsung oleh Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid tersebut salah satunya menyasar pada peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Rejang Lebong.
“Operasi ini kita mulai dari pukul 08.30 hingga 09.30 WIB, dengan menyasar beberapa terduga bandar narkoba yang sudah kita targetkan,” ungkap Jojo.
Namun begitu, sambung Jojo, disaat penggerebekan, sejumlah target yang ingin disasar tidak berada ditempat, hanya beberapa barang bukti berupa puluhan alat hisap narkoba yang berhasil diamankan, beberapa diantaranya diduga baru saja digunakan.
“Selain itu, kita juga menemukan sejumlah mesin judi jenis ding dong di rumah salah satu warga, yang kemudian juga ikut kita amankan,” beber Jojo.
Jojo menambahkan, fokus utama dalam operasi ini adalah tidak ada lagi transaksi, peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Provinsi Bengkulu ini.
“Operasi ini bukan langkah akhir yang kita lakukan. Ini akan terus kita giatkan secara berkelanjutan hingga wilayah Provinsi Bengkulu, khususnya Rejang Lebong benar-benar bersih dari narkoba,” tegasnya.
Sementara Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Syahrul Hariady, S.IK, MH menjelaskan dalam operasi ini Polres Rejang Lebong berperan memastikan giat yang dilakukan berjalan lancar.
Ia juga mengklaim bahwa sebelum melakukan operasi pihaknya sudah lebih dulu melakukan pemetaan terhadap beberapa target, ditambah lagi operasi ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar yang sudah resah dengan maraknya peredaran narkoba.
“Kedepan operasi serupa akan terus kita lakukan, bahkan dengan melibatkan personil yang lebih banyak lagi, termasuk melibatkan unsur TNI,” singkap Kapolres.(**)
