×

Pencarian

Mendekatkan Pemahaman Kebangsaan, Senator Elisa Ermasari, S.Mn Gelar Sosialisasi di Ratu Samban

BENGKULU- Upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan terus dilakukan oleh Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Bengkulu, Elisa Ermasari, S.Mn. Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (SOS) MPR RI ke-3 Tahun 2026, ia hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengajak warga memahami kembali pentingnya fondasi kehidupan berbangsa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Aula WBJ, Jl. Sedap Malam, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, pada Sabtu (15/3/2026). Sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.15 WIB ini diikuti oleh masyarakat Kelurahan Bangkahan dan sekitarnya yang tampak antusias mengikuti jalannya kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, sosialisasi tidak disampaikan secara formal dan satu arah, melainkan melalui pendekatan dialog yang terbuka. Masyarakat diajak berdiskusi mengenai bagaimana nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika—dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Bengkulu, Elisa Ermasari, S.Mn melakukan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (SOS) MPR RI ke-3 Tahun 2026/ist

Senator Elisa Ermasari menegaskan bahwa nilai kebangsaan tidak hanya cukup dipahami sebagai teori, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku.

“Nilai kebangsaan harus hadir dalam keseharian kita, dari hal-hal sederhana seperti saling menghormati, menjaga kebersamaan, dan membangun kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Menurutnya, lingkungan masyarakat menjadi ruang yang penting dalam menanamkan dan memperkuat nilai kebangsaan. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara pemahaman konsep dengan praktik nyata di kehidupan sosial.

Sepanjang kegiatan berlangsung, masyarakat terlihat aktif mengikuti diskusi. Beberapa peserta bahkan menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka terkait kehidupan bermasyarakat yang beragam, sehingga suasana kegiatan terasa lebih hidup dan partisipatif.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih sederhana dan mudah diterima.

“Materinya sebenarnya sering kita dengar, tapi di sini dijelaskan dengan contoh yang dekat dengan kehidupan, jadi lebih mudah dipahami,” ujarnya.

Peserta lainnya juga menilai bahwa kegiatan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat.

“Kami jadi lebih sadar bahwa menjaga persatuan itu dimulai dari lingkungan sekitar,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Senator Elisa Ermasari kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan kebangsaan yang dekat dengan masyarakat, dengan pendekatan yang sederhana, terbuka, dan membumi, sehingga nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi juga benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari. &&&