×

Pencarian

Destinasi Sungai Trokon Favorit Pengunjung, Berkah Warga Desa Cawang Lama

Curup,ikobengkulu.com,- Keindahan alam yang terbentang di Kabupaten Rejang Lebong seolah tak pernah kehilangan daya tariknya. Di tengah perkembangan berbagai jenis wisata modern, destinasi wisata alam di daerah ini tetap menjadi pilihan utama bagi para pengunjung, baik lokal maupun luar daerah.

 

Selain pesona Danau Mas Harun Bastari yang terus menarik minat wisatawan. Alam indah di Kabupaten Rejang Lebong tampilkan Sungai Trokon menambah titik kunjungan wisatawan di Bumi Pat Petulai. Tak sedikit pengunjung menilai Sungai Trokon memiliki daya tarik pada kejernihan airnya yang masih alami serta aliran sungai yang jernih dan menyegarkan. Suasana di sekitar sungai yang dipenuhi pepohonan rindang menciptakan nuansa sejuk dan nyaman, cocok untuk bersantai bersama keluarga.

 

Wisata Sungai Trokon salah satu destinasi alam populer di Kota Curup, Kabupaten Rejang Lebong destinasi alam ini menambah deret bilangan destinasi wisata alam di daerah ini. Sungai Trokon, berada di Desa Cawang Lama Kecamatan Curup Timur Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu ini. Surga wisata Curup ini tak hanya memberikan nuansa sejuk, tenang, nyaman bagi pengunjungnya.

 

Desa Cawang Lama, Rejang Lebong, Bengkulu, dibelah oleh aliran air sungai Trokon yang menawarkan sungai berair jernih, sejuk, dan dangkal dengan arus tenang, sangat cocok untuk rekreasi keluarga. Destinasi ini populer untuk mandi, bermain air, camping di tepi sungai, serta kuliner di saung-saung yang tersedia yang mencapai puluhan saung.

 

Pemerintah desa setempat memberdayakan kelompok masyarakat dengan nama "Pokdarwis" Kelompok Sadar Wisata " untuk mengembangkan sungai indah dan sejum di bawah rindangnya pepohonan.  Pokdarwis Cawang Lama/Ulu Musi Trokon adalah kelompok pengelola wisata di Desa Cawang Lama, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu. Kelompok masyarakat desa ini beranggotakan puluhan orang anggota aktif.  Mereka fokus mengembangkan Wisata Sungai Trokon dan agrowisata dengan suasana sejuk. Kelompok ini berperan aktif dalam pemberdayaan dan pengembangan destinasi lokal.  

 

Yoga (33) salah seorang anggota Pokdarwis Trokon menyebutkan kelompok masyarakat ini fokus mengelola potensi desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa dan Pendapatan Asli Desa (PAD) melalui pariwisata.
Dan kita aktif membantu pemerintah daerah dalam bidang pelestarian lingkungan, menyediakan paket wisata, dan mempromosikan keindahan alam desa.

 

Keberadaan wisata sungai trokon ini cukup membawa berkah bagi masyarakat setempat melalui pengembangan usaha kecil menengah di pusat kunjungan wisatawan," kata Yoga kepad pewarta, Selasa, (24/3/2026).

 

Masih diminatinya wisata alam ini, menunjukkan bahwa wisata alam masih memiliki tempat tersendiri di hati pengunjung. Setiap akhir pekan maupun musim liburan, kawasan-kawasan tersebut dipadati wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga.

 

Pada kunjungan wisata libur lebaran kali ini arus pengunjung kian meningkat, hingga mencapai ribuan pengunjung dalam sehari. Derasnya arus kunjungan itu membawa berkah bagi pemerintah desa dan masyarakat. Dalam dua hari ini kunjungan wisatawan mencapai 10 ribu orang," kata Yoga.

 

Dengan segala pesona yang dimiliki, tidak berlebihan jika wisata alam di Rejang Lebong masih menjadi primadona. Di tengah arus modernisasi, alam tetap menghadirkan ketenangan sesuatu yang selalu dicari oleh setiap pengunjung.

 

Askiya (15) Wisata asal Kota Bengkulu saat menikmati suasana alam sungai Trokon jadikan fovoritnya karena merasa nyaman dan aman baik dari pelayanan hingga pada fasilitas yang tersedia mulai dari baju pelampung, ban juga tersedia untuk keamanan," ujarnya kepada pewarta.

 

Selain itu, akses menuju lokasi yang relatif mudah dijangkau dari pusat kota Curup menjadi nilai tambah tersendiri. Pengunjung tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh untuk menikmati wisata alam yang masih asri.

 

" Kita merasa aman dan nyaman karena cukup tersedia sarana keamanan pengunjung yang tengah mandi sungai dan akses untuk menuju lokasi cukup dekat dengan pusat kota. paling memakan waktu 15 menit tida di lokasi," ujarnya.

 

Fahmi (50) wisatawan asal Kota Lampung mengapresiasi suasana yang masih alami dan belum terlalu ramai, sehingga memberikan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi wisata yang sudah padat. Hal ini menjadikan Sungai Trokon sebagai pilihan favorit untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.

 

Dia menyebutkan, selain kenyamanan pengunjung, destinasi sungai sejuk itu berdampak positif bagi masyarakat lokal dengan kehadiran pengunjung.

"Kehadiran pengunjung turut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Warung kecil, penjual makanan ringan, hingga jasa parkir mulai tumbuh seiring meningkatnya kunjungan". (***)