×

Pencarian

Mafindo Bengkulu Perkuat Literasi AI Mahasiswa Melalui Program AI Ready ASEAN

BENGKULU– Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) wilayah Bengkulu sukses menyelenggarakan pelatihan digital bertajuk "AI Ready ASEAN" secara daring. Program ini diikuti oleh 206 mahasiswa yang antusias mendalami implementasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan literasi digital di tingkat regional.

Pelatihan yang dilakukan melalui platform Learning Management System (LMS) ini melibatkan empat trainer ahli, yaitu Mika Oktarina, Rafinita, Muhammad Krisno, dan Dani Fazli. Masing-masing trainer mendampingi kelompok peserta dengan rata-rata 50 hingga 56 mahasiswa per kelas guna memastikan materi tersampaikan secara optimal.

Berdasarkan data sementara dari tim pelaksana, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan total 198 peserta yang telah menyelesaikan tahapan pre-test dan 168 peserta yang sudah menuntaskan post-test. Hingga rilis ini dikeluarkan, tercatat 118 peserta telah berhasil meraih sertifikat kelulusan.

"Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan lancar. Fokus utama kami saat ini adalah memberikan pendampingan intensif agar target minimal 90% partisipasi pengisian instrumen pelatihan dapat tercapai," ujar Kortwil Mafindo Gushevinalti.

Meskipun diselenggarakan secara daring, kegiatan ini tidak luput dari tantangan teknis. Tim mencatat beberapa kendala seperti gangguan jaringan internet dan benturan jadwal perkuliahan yang membuat sejumlah peserta tidak dapat mengaktifkan kamera. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kualitas interaksi di dalam grup koordinasi WhatsApp yang tetap aktif memantau progres peserta.

Sebagai langkah tindak lanjut, Mafindo Bengkulu berkomitmen melakukan pendampingan selama satu minggu ke depan. Upaya ini dilakukan untuk mendorong sisa peserta melakukan login pada LMS dan menyelesaikan seluruh tahapan ujian agar kompetensi yang diharapkan dapat tercapai sepenuhnya.

Melalui program AI Ready ASEAN ini, Mafindo Bengkulu berharap para mahasiswa tidak hanya cakap secara teknis dalam menggunakan teknologi AI, tetapi juga memiliki nalar kritis dalam menghadapi tantangan disinformasi di era digital.

Tentang Mafindo:
Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) adalah organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang literasi digital dan pemberantasan hoaks di Indonesia melalui berbagai program edukasi dan verifikasi fakta. ***