KEPAHIANG – Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bengkulu mempertegas komitmennya dalam mendukung agenda nasional penurunan angka stunting. Bekerja sama dengan Puskesmas Cugung Lalang, UBP Bengkulu menyalurkan paket bantuan asupan gizi tambahan bagi balita di wilayah Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, pada Kamis (5/3).
Penyaluran bantuan ini menyasar enam balita yang tersebar di empat desa, yakni Desa Tanjung Alam, Desa Cugung Lalang, Desa Pungguk Meranti, dan Desa Pekalongan. Langkah ini merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2025.
Intervensi Gizi Secara Intensif
Berbeda dengan bantuan insidental, program ini dirancang secara sistematis. Asman Keuangan dan Umum UBP Bengkulu, Pirwan, menjelaskan bahwa intervensi akan dilakukan sebanyak delapan kali dengan interval dua minggu sekali.
"Keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen orang tua agar bantuan ini benar-benar dikonsumsi oleh anak yang membutuhkan. Kami berharap melalui pemantauan rutin selama delapan sesi ini, ada perubahan signifikan pada status gizi anak-anak tersebut," ujar Pirwan saat penyerahan secara simbolis di Puskesmas Cugung Lalang.

Paket bantuan yang diberikan meliputi bahan pangan tinggi protein dan mikronutrien, di antaranya:
- Telur ayam dan susu.
- Kacang hijau.
- Suplemen vitamin pendukung pertumbuhan.
- Kolaborasi Lintas Sektor
Kepala Puskesmas Cugung Lalang, Harma Meisty, S.SSt., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif UBP Bengkulu. Menurutnya, keterlibatan sektor swasta sangat diperlukan untuk mengakselerasi target bebas stunting di tingkat kecamatan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Camat Ujan Mas dan Kapolsek Ujan Mas, yang turut mengawal jalannya program agar tepat sasaran. Melalui aksi ini, UBP Bengkulu memposisikan diri tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat di wilayah operasionalnya. ***
