×

Pencarian

Genjot Ekonomi Desa, PUPR Kepahiang Usulkan Pembangunan Jalan Strategis Lewat Program Inpres

KEPAHIANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepahiang tengah melakukan langkah strategis untuk mempercepat pemerataan infrastruktur di wilayah pedesaan. Melalui usulan program Inpres Jalan Daerah (IJD) dan optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit tahun 2026, sejumlah jalur penghubung antar-kecamatan ditargetkan mulai dikerjakan tahun ini.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepahiang, Teddy Adeba, ST, menegaskan bahwa fokus utama usulan ini adalah membuka akses di titik-titik produktif, mulai dari sentra pertanian hingga destinasi wisata unggulan daerah.

Daftar Jalur Strategis yang Diusulkan
Beberapa proyek infrastruktur yang masuk dalam skala prioritas usulan ke Pemerintah Pusat antara lain:

Akses Pertanian: Pembangunan jalan Cinta Mandi – Langgar Jaya dan jalan Renah Kurung – Batu Bandung.

Konektivitas Wilayah: Jembatan PEDA di Desa Pelangkian yang menghubungkan langsung menuju wilayah Kabawetan.

Sektor Pariwisata: Pembangunan jalan hotmix menuju destinasi Waterpark Kabawetan.

DBH Sawit: Lanjutan pengaspalan (hotmix) jalan dari Desa Cinta Mandi menuju Sosokan Taba Muara Kemumu.

Target Mewujudkan Kepahiang Maju
Teddy menyampaikan harapannya agar seluruh usulan tersebut mendapatkan apresiasi dan realisasi dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, ketergantungan pada APBD saja tidak cukup untuk menuntaskan tantangan infrastruktur di Kepahiang yang cukup luas.

"Semoga seluruh usulan ini terealisasi untuk mewujudkan Kepahiang yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Ini adalah kunci agar mobilitas warga dan distribusi hasil bumi semakin lancar," ujar Teddy.

Dalam waktu dekat, Dinas PUPR akan segera mematangkan tahapan rencana kegiatan bersama tim teknis internal. Langkah ini diambil agar seluruh administrasi siap sehingga pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan begitu anggaran dikucurkan.(adv)