KEPAHIANG – Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si, mengeluarkan pernyataan tegas terkait pengamanan wilayah menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Wabup menekankan bahwa stabilitas keamanan bukan sekadar urusan ketertiban umum, melainkan prasyarat mutlak bagi keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat di penghujung tahun yang biasanya mengalami peningkatan mobilitas.
Wabup mengingatkan agar seluruh jajaran keamanan, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke desa-desa, tidak boleh lengah terhadap potensi gangguan Kamtibmas yang dapat merusak citra daerah dan kenyamanan warga.
Sinergi Tanpa Celah
Dalam pernyataan resminya, Ir. Abdul Hafizh menginstruksikan penguatan koordinasi lintas sektoral antara Pemerintah Kabupaten, TNI, Polri, dan unsur masyarakat. Beliau memandang bahwa kerawanan di akhir tahun, baik dari sisi kriminalitas maupun kemacetan di jalur wisata, harus diantisipasi dengan perencanaan yang matang dan respons yang cepat dari petugas di lapangan.
"Pernyataan saya kepada seluruh tim pengamanan dan jajaran birokrasi sangat jelas: sinergi adalah harga mati. Kita tidak ingin ada celah sedikit pun bagi gangguan keamanan yang bisa mengganggu kekhusyukan saudara-saudara kita yang merayakan Natal, maupun warga yang ingin menikmati libur tahun baru di Kepahiang. Saya instruksikan Satpol PP untuk siaga penuh mem-back up kepolisian. Kehadiran petugas di titik-titik keramaian harus memberikan rasa aman, bukan justru menambah kecemasan. Petugas harus responsif, humanis, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan," tegas Wabup Abdul Hafizh, Kamis (04/12/2025).
Dampak Keamanan Terhadap Sektor Wisata
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyoroti kaitan erat antara keamanan dengan sektor pariwisata unggulan Kepahiang. Beliau menyatakan bahwa jika stabilitas wilayah terjaga, maka para pelancong dari luar daerah tidak akan ragu untuk menghabiskan waktu dan uangnya di objek wisata Kepahiang, yang pada akhirnya akan mendongkrak pendapatan pelaku UMKM lokal.
"Keamanan adalah modal kita menjual pariwisata. Jika jalur lintas gunung aman dan pusat kota kondusif, maka ekonomi kreatif kita akan tumbuh. Saya minta para Camat dan Kepala Desa juga proaktif memantau wilayahnya masing-masing. Mari kita tunjukkan bahwa Kepahiang adalah daerah yang ramah dan aman bagi siapa saja. Keberhasilan pengamanan Nataru tahun ini akan menjadi potret kualitas pelayanan kita kepada publik," pungkasnya. (adv)
