×

Pencarian

Melawan Arus Negatif Digital dengan Literasi, Bupati Kepahang Zurdi Nata Buka GETAH BAES 2025 di Ujan Mas

KEPAHIANG – Di tengah gempuran arus digitalisasi yang kian tak terbendung, Pemerintah Kabupaten Kepahiang berupaya memperkuat fondasi karakter generasi muda melalui jalur kebudayaan dan literasi. Komitmen ini ditegaskan Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, saat membuka secara resmi ajang Gebyar Talenta dan Bulan Bahasa (GETAH BAES) Tahun 2025.

Acara yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 1 Ujan Mas, Senin (27/10), berlangsung meriah. Kehadiran orang nomor satu di Kepahiang ini disambut antusias oleh ratusan pelajar, guru, dan pegiat literasi lokal.

Benteng Terakhir Generasi Z

Dalam sambutannya, Bupati Zurdi Nata menyoroti fenomena "kecanduan gawai" yang kian mengkhawatirkan di kalangan pelajar. Menurutnya, literasi dan seni budaya bukan sekadar pelajaran tambahan, melainkan "benteng pertahanan" agar anak-anak Kepahiang tidak kehilangan jati diri di dunia maya.

"Kita tidak bisa menolak teknologi, tapi kita bisa memfilternya. Ajang seperti GETAH BAES ini adalah ruang produktif agar anak-anak kita sibuk berkarya, bukan sibuk dengan game atau konten negatif. Ini panggung mereka untuk unjuk gigi," ujar Bupati dengan nada optimis.

Pencarian Bibit Unggul

GETAH BAES 2025 dirancang sebagai etalase kreativitas. Beragam perlombaan digelar, mulai dari cipta puisi, pidato bahasa daerah, hingga pertunjukan seni tari dan musik tradisional.

Bupati berharap, dari panggung sekolah di Ujan Mas ini, akan lahir bibit-bibit seniman dan intelektual muda yang kelak bisa mengharumkan nama Kabupaten Kepahiang di kancah nasional. "Saya yakin, di antara anak-anak yang tampil hari ini, ada calon pemimpin masa depan," tambahnya.

Dukungan Penuh Legislatif dan Eksekutif

Bupati Kepahiang, Zurdi Nata, didampingi Wakil Bupati Abdul Hafizh  dan Anggota DPRD Franco Escobar menghadiri  kegiatan Gebyar Talenta dan Bulan Bahasa (GETAH BAES) 2025 di SMPN 1 Ujan Mas, Senin (27/10)/ist

Acara ini tidak hanya dihadiri Bupati, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen pemerintahan. Tampak hadir Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Malenda Epiyani, serta anggota DPRD Kepahiang dari dapil setempat, Franco Escobar.

Kehadiran para pejabat teras ini mengirimkan pesan simbolis bahwa sektor pendidikan dan kebudayaan tetap menjadi prioritas pembangunan daerah, meski di tengah keterbatasan anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah saat ini. (adv)