Menuju 2028, Walikota Dedy Wahyudi Siapkan Bengkulu Jadi Panggung Utama Raker Komwil II

Menuju 2028, Walikota Dedy Wahyudi Siapkan Bengkulu Jadi Panggung Utama Raker Komwil II
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, saat menyampaikan visinya terkait persiapan Kota Bengkulu sebagai tuan rumah Raker Komwil II tahun 2028 yang ditargetkan menjadi magnet kunjungan nasional. (FOTO: MC/Kota)

KOTA BENGKULU – Sebuah momentum strategis telah dikunci oleh Pemerintah Kota Bengkulu. Kota yang dikenal dengan julukan 'Bumi Nerah Putih' ini secara resmi terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) II pada tahun 2028 mendatang.

Penunjukan ini bukan sekadar agenda rutin dalam kalender pemerintahan, melainkan sebuah kepercayaan nasional yang menempatkan Bengkulu sebagai pusat perhatian para pemimpin daerah di wilayah komisariat terkait.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyambut amanah ini dengan visi yang besar. Dalam arahannya, Dedy menegaskan bahwa Raker Komwil II tidak boleh dipandang hanya sebagai forum birokrasi semata.

Agenda ini memiliki bobot substansial yang tinggi, mulai dari pembahasan program kerja strategis antar-wilayah hingga pemilihan ketua baru yang akan menakhodai organisasi ke depan. Oleh karena itu, persiapan matang mulai dirancang jauh-jauh hari untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan acara.

"Event ini harus menjadi 'magnet'. Kita ingin memastikan siapa pun yang datang ke Bengkulu pada tahun 2028 nanti, akan merasakan pengalaman yang berbeda dan ingin kembali lagi," ujar Dedy Wahyudi, menyiratkan ambisinya untuk menjadikan Bengkulu sebagai tuan rumah yang tidak terlupakan.

Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, Raker Komwil II menjadi ujian sekaligus pembuktian kapasitas Kota Bengkulu dalam mengelola event berskala besar (MICE - Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Keberhasilan penyelenggaraan acara ini akan menjadi portofolio penting bagi citra kota di mata nasional. Pemerintah Kota menyadari bahwa kehadiran para kepala daerah dan delegasi dari berbagai wilayah merupakan peluang emas untuk melakukan benchmarking inovasi, pertukaran gagasan pembangunan, serta memperkuat jejaring kerja sama antar-pemerintah daerah.

Lebih jauh, visi Walikota Dedy Wahyudi menyiratkan transformasi Bengkulu menjadi kota yang ramah dan siap berkolaborasi. Narasi "magnet" yang diusung bukan sekadar retorika, melainkan strategi city branding. Melalui pelayanan prima, infrastruktur yang memadai, dan keramahan masyarakat, Bengkulu ingin menanamkan persepsi positif di benak para tamu undangan.

Persiapan menuju 2028 ini menuntut soliditas internal birokrasi Pemerintah Kota Bengkulu. Koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci, mulai dari dinas terkait perizinan, pariwisata, perhubungan, hingga kebersihan kota. Semua elemen pemerintahan akan digerakkan dalam satu komando untuk memastikan wajah Kota Bengkulu tampil prima saat tirai Raker Komwil II dibuka.

Bagi Dedy Wahyudi dan jajarannya, tahun 2028 adalah panggung pembuktian bahwa Bengkulu telah sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia dalam hal manajemen acara dan keramahan tuan rumah. ***

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index