Perkuat 'Amunisi' Kendalikan Inflasi, BI Serahkan Mobil Operasional Pasar ke Pemkot Bengkulu

Perkuat 'Amunisi' Kendalikan Inflasi, BI Serahkan Mobil Operasional Pasar ke Pemkot Bengkulu
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi (kiri), menerima replika kunci mobil operasional secara simbolis dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat (kanan), di Ruang Hidayah I, Kantor Walikota, Selasa (25/11)./ IST/

BENGKULU – Sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu dan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Bengkulu kian solid dalam menjaga stabilitas harga pangan. Komitmen ini dipertegas dengan langkah konkret BI yang menghibahkan satu unit mobil operasional khusus untuk mendukung tim pengendalian inflasi daerah bergerak lebih agresif.

Serah terima bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, kepada Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, di Ruang Hidayah I, Kantor Walikota, Selasa (25/11).

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyambut antusias dukungan infrastruktur ini. Ia menegaskan bahwa armada baru tersebut akan mengubah pola operasi pasar dari yang sebelumnya statis menjadi lebih dinamis (mobile).

"Kami sangat mengapresiasi dukungan nyata dari BI. Mobil ini bukan sekadar kendaraan, tapi alat bagi kami untuk 'jemput bola'. Kini tim pengendali inflasi bisa menjangkau lokasi-lokasi permukiman yang lebih luas dan sulit diakses sebelumnya, memastikan harga bahan pokok tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," ujar Dedy.

Dedy menambahkan, kolaborasi lintas sektoral adalah kunci menghadapi tantangan ekonomi. "Komitmen kami jelas: inflasi harus terkendali. Dengan sinergi bersama stakeholder seperti BI, kerja pemerintah menjadi lebih efektif dan terukur," imbuhnya.

Senada dengan hal itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa hibah ini ditargetkan untuk mengoptimalkan program "Gerakan Pangan Murah".

"Tujuan utamanya adalah efisiensi distribusi. Kami berharap mobil operasional ini dapat menunjang kelancaran kegiatan operasi pasar, sehingga respons terhadap gejolak harga bisa dilakukan lebih cepat dan inflasi di Kota Bengkulu tetap terjaga di angka yang aman," pungkas Wahyu. (adv)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index