IKOBENGKULU – Museum Negeri Provinsi Bengkulu terus menjadi salah satu destinasi wisata edukasi yang mengenalkan sejarah dan budaya daerah kepada masyarakat. Museum yang mulai dipersiapkan sejak tahun 1978 ini menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang menjadi sumber pembelajaran bagi pengunjung.
Beragam koleksi yang dipamerkan mencerminkan kekayaan budaya sekaligus perjalanan sejarah Bengkulu dari masa ke masa. Museum juga menjadi tempat bagi pelajar dan masyarakat untuk mempelajari warisan budaya secara langsung.
Staf Bimbingan Edukasi Museum Negeri Provinsi Bengkulu, Rika, mengatakan salah satu koleksi yang paling unik adalah Barong Landong, kesenian tradisional khas Suku Lembak dari Tanjung Jaya yang kini semakin langka.
"Barong Landong merupakan salah satu koleksi unggulan museum karena menjadi bagian dari warisan budaya Suku Lembak yang saat ini sudah jarang ditemukan, selain itu kami juga memiliki duplikat tongkat Raja Bengkulu," ujarnya Pada Selasa (4/8/27).
Selain koleksi budaya, museum juga menyimpan berbagai artefak peninggalan masa penjajahan Inggris, Belanda, dan Jepang di Bengkulu. Benda-benda bersejarah tersebut menjadi bukti perjalanan sejarah daerah yang dapat dipelajari oleh masyarakat.
Rika menjelaskan koleksi museum diperoleh melalui hibah, titipan, dan pembelian dari berbagai pihak. "Kami juga masih melakukan penelitian terhadap sejumlah benda yang diduga memiliki nilai sejarah agar informasi koleksi semakin lengkap dan dapat dipelajari oleh pengunjung," katanya.
Menurut Rika, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. "Harapan kami semakin banyak pelajar dan masyarakat yang datang ke museum agar lebih mengenal sejarah dan budaya Bengkulu serta ikut menjaga warisan budaya daerah," tambahnya.
Salah seorang pengunjung, Bunga, mengaku mendapatkan pengalaman baru setelah mengunjungi Museum Negeri Provinsi Bengkulu.
"Koleksi di museum ini sangat lengkap dan penjelasannya mudah dipahami, sehingga saya jadi lebih mengetahui sejarah dan budaya Bengkulu," ungkapnya.
Melalui berbagai koleksi yang dimiliki, Museum Negeri Provinsi Bengkulu diharapkan terus menjadi pusat pelestarian sejarah sekaligus tujuan wisata edukasi di Bengkulu. Keberadaan museum juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
Penulis: (Yeyen Andiska)