PAUD Haqiqi Bangun Generasi Emas Berbasis Kearifan Lokal

Selasa, 04 Agustus 2026 | 12:01:57 WIB
Dalam kesempatan itu, Hj. Lirwana menceritakan perjalanan PAUD Haqiqi yang berada di bawah naungan Yayasan Haqiqi, yang didirikan oleh Gunardi, M.Pd. bersama keluarga pada tahun 2004.

IKOBENGKULU – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter, akidah, dan kebiasaan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Di tengah perkembangan era digital dan tantangan pergeseran moral, keberadaan lembaga PAUD berbasis nilai-nilai keislaman menjadi salah satu pilar utama dalam mencetak generasi masa depan yang berkarakter.

Pada Senin, 3 Agustus 2026, wartawan berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Pengelola PAUD Haqiqi, Hj. Lirwana, M.Pd., di Jalan W.R. Supratman Nomor 26, RT 07, Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu. Dalam kesempatan itu, Hj. Lirwana menceritakan perjalanan PAUD Haqiqi yang berada di bawah naungan Yayasan Haqiqi, yang didirikan oleh Gunardi, M.Pd. bersama keluarga pada tahun 2004.

Selama lebih dari 22 tahun, Yayasan Haqiqi konsisten bergerak di bidang pendidikan anak usia dini. Menurut Hj. Lirwana, lembaga tersebut memiliki visi mewujudkan PAUD yang unggul dalam membentuk generasi islami yang berkarakter, sehat, cerdas, ceria, serta siap menyongsong masa depan yang berkualitas.

"Sejak tahun 2004 yayasan ini berdiri. Visi kami berorientasi islami untuk mewujudkan lembaga PAUD Haqiqi yang unggul dalam membentuk anak generasi islami yang berkarakter, sehat, cerdas, ceria, serta menuju masa depan yang berkualitas," ujarnya.

Yayasan Haqiqi menyelenggarakan layanan pendidikan sesuai dengan tahapan usia anak. Taman Penitipan Anak (TPA) Haqiqi melayani anak usia tiga bulan hingga tiga tahun dengan tiga tenaga pendidik. Kelompok Bermain (KB) Haqiqi diperuntukkan bagi anak usia tiga hingga empat tahun dengan tiga tenaga pendidik. Sementara itu, Taman Kanak-Kanak (TK) Haqiqi dan Satuan PAUD Sejenis (SPS) melayani anak usia empat hingga enam tahun dengan dukungan lima guru TK dan tiga guru SPS.

Hj. Lirwana menjelaskan bahwa setiap kelompok usia memiliki ruang belajar dan area bermain yang dipisahkan agar proses pembelajaran berlangsung aman serta sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak.

Dalam proses pembelajaran, PAUD Haqiqi menerapkan kurikulum berbasis kasih sayang tanpa kekerasan. Anak-anak dibiasakan menjalankan aktivitas ibadah dan pembentukan karakter secara menyenangkan melalui kebiasaan salat Dhuha, doa harian, sikap mandiri, disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama. Salat Dhuha berjamaah juga rutin dilaksanakan di Masjid Al-Muqaddim yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah.

Selain pendidikan karakter dan keagamaan, PAUD Haqiqi memiliki program unggulan berupa pengenalan alat musik tradisional Bengkulu, Doll, serta kegiatan futsal untuk melatih kemampuan motorik dan kesehatan fisik anak.

"Pengenalan musik Doll sejak dini bertujuan agar anak-anak mengenal sekaligus melestarikan kearifan lokal Bengkulu. Kami juga menyediakan guru khusus Doll dan guru futsal sehingga anak dapat mengembangkan minatnya dengan gembira," kata Hj. Lirwana.

Nama Haqiqi sendiri merupakan gabungan nama anggota keluarga pendiri, yakni Hanifah dan Akilah. Nama tersebut juga memiliki makna filosofis yang berasal dari kata Al-Haq atau kebenaran, sebagai landasan dalam mendidik anak berdasarkan syariat Islam agar tumbuh menjadi pribadi yang berbakti kepada orang tua, masyarakat, bangsa, dan negara.

Komitmen PAUD Haqiqi dalam meningkatkan mutu pendidikan telah dibuktikan melalui berbagai prestasi. Lembaga ini pernah meraih Juara 1 Gugus PAUD Berprestasi Tingkat Nasional serta dipercaya menjadi Pusat Magang Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Provinsi Bengkulu.

Dalam hal pembiayaan, PAUD Haqiqi menerapkan sistem subsidi silang bagi keluarga kurang mampu, bahkan memberikan fasilitas pendaftaran gratis bagi peserta didik yang membutuhkan. Untuk menjaga kualitas pendidikan, pihak sekolah terus membangun sinergi dengan orang tua melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta komunikasi rutin melalui grup WhatsApp.

Pendaftaran peserta didik baru dibuka setiap tahun mulai Maret hingga Juli. Dengan kepemimpinan Ketua Yayasan Gunardi, M.Pd. dan Pengelola Hj. Lirwana, M.Pd., PAUD Haqiqi terus berkomitmen mencetak generasi emas Indonesia yang cerdas, tangguh, berkarakter, serta berakhlakul karimah.

Penulis: Raihan Fitra Nolisca

Terkini