Reses di Sawah Lebar, Rahmad Widodo Pastikan Aspirasi Warga soal Jalan, Drainase hingga Air Bersih Terus Dikawal

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:16:05 WIB

BENGKULU – Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, **Rahmad Widodo, S.Hut.**, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan dan penganggaran pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Rahmad saat menggelar **reses Masa Sidang II Tahun 2026** di Kelurahan Sawah Lebar, Minggu (2/8). Kegiatan yang berlangsung di kediaman salah seorang warga itu juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu sebagai bentuk sinergi antara legislatif dan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti berbagai kebutuhan masyarakat.

Dalam sambutannya, Rahmad menjelaskan bahwa reses pada masa sidang kedua memiliki fokus utama pada fungsi pengawasan terhadap berbagai usulan masyarakat yang telah disampaikan pada reses sebelumnya. Meski demikian, warga tetap diberi kesempatan untuk menyampaikan kebutuhan baru yang berkembang di lingkungan mereka.

"Alhamdulillah hari ini kita kembali bersilaturahmi dengan masyarakat Kelurahan Sawah Lebar. Sesuai mekanisme, reses kedua lebih menitikberatkan pada pengawasan terhadap usulan yang telah masuk sebelumnya. Namun masyarakat juga masih menyampaikan sejumlah kebutuhan baru yang akan kita tampung dan perjuangkan," ujar Rahmad.

Dialog yang berlangsung bersama warga didominasi pembahasan persoalan infrastruktur. Masyarakat mengusulkan perbaikan jalan lingkungan, pelebaran jalan utama, hingga pembangunan drainase di sejumlah titik yang kerap mengalami genangan saat hujan.

Rahmad mengungkapkan, beberapa usulan sebenarnya telah masuk dalam program pembangunan pemerintah. Salah satunya adalah perbaikan **Jalan Merawan III** yang saat ini telah dianggarkan dan mulai dikerjakan.

Sementara itu, kondisi **Jalan Merawan VII** bagian bawah kembali menjadi perhatian karena mengalami kerusakan akibat karakteristik tanah yang labil.

Menurutnya, pembangunan jalan di kawasan tersebut harus memperhatikan kondisi kontur tanah agar hasil pekerjaan lebih berkualitas dan memiliki daya tahan yang lebih lama.

"Perbaikan jalan harus disesuaikan dengan kondisi tanah di lokasi. Dengan begitu hasil pembangunannya akan lebih baik dan tidak mudah mengalami kerusakan kembali. Hal ini akan terus kita koordinasikan bersama pemerintah daerah," jelasnya.

Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan keluhan mengenai pelayanan air bersih dari **Perumda Tirta Hidayah**. Gangguan distribusi air yang masih sering terjadi dinilai menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.

Rahmad mengakui persoalan pelayanan air bersih merupakan salah satu aspirasi yang paling sering diterima DPRD Kota Bengkulu. Karena itu, ia berharap pihak manajemen Perumda segera melakukan pembenahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

"Keluhan mengenai distribusi air bersih memang cukup sering kami terima. Kami berharap manajemen Perumda dapat segera melakukan evaluasi dan perbaikan sehingga kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi dengan baik," katanya.

Ia menambahkan, seluruh aspirasi masyarakat yang belum dapat direalisasikan pada tahun anggaran berjalan tidak akan berhenti begitu saja. DPRD akan terus memperjuangkannya melalui pembahasan APBD Perubahan maupun APBD tahun berikutnya.

"Setiap aspirasi masyarakat akan terus kami kawal hingga mendapatkan solusi. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di Kota Bengkulu," tutup Rahmad.

Halaman :

Terkini