IKOBENGKULU – Menjalani kuliah sambil bekerja menjadi pilihan banyak mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satu pekerjaan yang banyak diminati adalah menjadi pengemudi ojek online karena memiliki waktu kerja yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan jadwal perkuliahan.
Hal tersebut dijalani oleh Iksan, mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah (MD) semester empat yang bekerja sebagai pengemudi Maxim. Ia mengaku telah menjalani pekerjaan tersebut sejak tahun lalu untuk membantu memenuhi kebutuhan .
“Saya memilih menjadi driver Maxim karena jam kerjanya fleksibel. Setelah kuliah selesai, saya bisa langsung bekerja. Penghasilan yang saya dapat cukup membantu memenuhi kebutuhan,” ujar Iksan saat ditemui, Rabu (22/7/2026).
Menurut Iksan, pekerjaan sebagai pengemudi ojek online tidak mengganggu aktivitas perkuliahannya selama ia mampu mengatur waktu dengan baik. Biasanya, ia mulai bekerja pada sore hingga malam hari setelah seluruh jadwal kuliah selesai.
Meski demikian, ia mengakui terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, seperti cuaca yang tidak menentu, kelelahan akibat aktivitas yang padat, hingga risiko saat berkendara di jalan.
Tantangan terberat adalah ketika tugas kuliah sedang banyak, tetapi saya juga harus bekerja. Karena itu, saya harus benar-benar bisa membagi waktu agar kuliah tetap berjalan dengan baik tanpa mengabaikan pekerjaan, katanya.
Fenomena mahasiswa yang bekerja sambil kuliah kini semakin banyak dijumpai. Selain membantu memenuhi kebutuhan ekonomi, pekerjaan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Meskipun harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan, banyak mahasiswa tetap berusaha menjalani keduanya secara seimbang demi mencapai tujuan pendidikan mereka.
Penulis : Ade