IKOBENGKULU – Maraknya perdagangan melalui platform online ternyata belum mampu menggeser minat masyarakat untuk membeli baju seragam sekolah secara langsung di toko. Hal tersebut disampaikan oleh pemilik Toko Duta Pramuka, Syadinda, saat ditemui pada Rabu (1/7/2026).
Menurut Syadinda, meskipun saat ini banyak penjual yang menawarkan seragam sekolah melalui marketplace dan media sosial, masyarakat masih lebih memilih datang langsung ke toko.
Salah satu alasan utamanya adalah pembeli dapat mencoba pakaian terlebih dahulu untuk memastikan ukuran yang sesuai dengan bentuk tubuh. Berbeda dengan pembelian secara online yang sering kali membuat pembeli ragu karena ukuran yang tertera belum tentu pas saat dikenakan.
"Kalau beli langsung di toko, pembeli bisa langsung mencoba bajunya. Jadi mereka tahu apakah ukurannya sudah pas atau belum. Itulah yang membuat pelanggan tetap memilih datang ke toko," ujar Syadinda.
Ia juga menjelaskan usaha penjualan seragam sekolah hingga saat ini masih sangat menjanjikan. Bahkan, setiap memasuki musim tahun ajaran baru, permintaan seragam sekolah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kondisi tersebut biasanya diikuti dengan penyesuaian harga karena tingginya permintaan dari masyarakat.
Sebagian besar pelanggan yang datang merupakan orang tua yang mengajak anak-anak mereka untuk memilih dan mencoba seragam secara langsung. Menurut Syadinda, momen liburan dan berbagai kegiatan masyarakat juga turut memengaruhi jumlah pembeli.
Dengan pelayanan yang memungkinkan pembeli melihat kualitas bahan, mencoba ukuran secara langsung, serta mendapatkan kepastian produk yang sesuai, Toko Duta Pramuka masih mampu mempertahankan eksistensinya di tengah pesatnya perkembangan perdagangan online.
Penulis : Raihan Fitra Nolisca (UINFAS Bengkulu)