KEPAHIANG – Momentum perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Kepahiang terasa istimewa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang resmi menyalurkan satu ekor sapi kurban bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada panitia kurban Masjid Al Huda, Kelurahan Dusun Kepahiang, Rabu (27/5).
Prosesi penyerahan hewan kurban kepresidenan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.IP. sesaat setelah melaksanakan ibadah Salat Iduladha bersama ribuan jemaah dan masyarakat setempat.
Selain menerima sapi kurban dari Presiden Prabowo, pada tahun ini Pemkab Kepahiang juga menyalurkan dua ekor sapi kurban yang bersumber dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Bengkulu. Kedua bantuan tersebut masing-masing didistribusikan ke wilayah Kampung Pensiun dan Desa Kelobak.
Dalam khotbah dan sambutannya, Bupati Zurdi Nata mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai Iduladha tidak sekadar sebagai ritual tahunan, melainkan sebagai wadah penguatan kepedulian sosial.
“Melalui momentum Iduladha ini, mari kita merefleksikan dan mengevaluasi diri, apakah kita sudah cukup peduli terhadap sesama serta siap berkorban untuk memajukan daerah yang kita cintai ini. Jaga terus persatuan dan hidupkan kembali semangat gotong royong,” ujar Zurdi Nata.
Spirit Pengorbanan dan Kemandirian Energi Daerah
Menariknya, di tengah pesan spiritual tersebut, Bupati juga mengaitkan esensi "semangat pengorbanan" dengan perjuangan pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi perekonomian makro Kepahiang yang saat ini tengah menghadapi tantangan berat akibat krisis fiskal.
Zurdi Nata menegaskan, pemda tetap berkomitmen melanjutkan proyek-proyek strategis nasional demi mendongkrak kesejahteraan jangka panjang. Salah satu lompatan besar yang kini sedang dikebut adalah pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau geothermal yang dikelola oleh PT PLN (Persero).
Investasi sektor energi terbarukan ini diproyeksikan menjadi katup penyelamat sekaligus mesin utama penggerak pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kepahiang di masa depan.
“Di tengah tantangan ekonomi saat ini, kita harus berani melangkah. Proyek geothermal ini adalah investasi masa depan kita. Jika nanti sudah beroperasi penuh, sektor ini diproyeksikan mampu memberikan kontribusi yang sangat signifikan dan terukur terhadap lonjakan PAD Kabupaten Kepahiang, sehingga kita bisa mandiri secara anggaran,” pungkas Bupati optimistis. (adv)