KEPAHIANG – Ribuan warga Muhammadiyah di Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah lebih awal dengan menggelar Salat Id secara masif di Terminal Pasar Kepahiang, Jumat (20/3). Momentum sakral ini terasa kian sejuk dengan kehadiran Wakil Bupati Kepahiang, Abdul Hafizh, yang membaur langsung di tengah saf jemaah.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Kepahiang ini didampingi oleh sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang juga merayakan Idul Fitri hari ini, di antaranya Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kepahiang Jono Antoni serta Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ardiansyah.
Di hadapan ribuan jemaah, Wakil Bupati Abdul Hafizh menegaskan bahwa perbedaan penentuan awal bulan Syawal di Indonesia adalah hal yang wajar dan lumrah terjadi. Menurutnya, dinamika penentuan metode hisab dan rukyat justru harus dipandang sebagai khazanah yang memperkaya kedewasaan beragama, bukan pemecah belah umat.
“Perbedaan ini hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Saya berpesan kepada seluruh saudara-saudara yang merayakan Idul Fitri hari ini untuk tetap menghormati dan menjaga toleransi dengan saudara-saudara kita lainnya yang baru akan berlebaran besok, Sabtu, sesuai ketetapan pemerintah pusat,” ujar Abdul Hafizh sejuk, Jumat (20/3).

Langkah Pemkab Kepahiang yang memfasilitasi penuh ruang publik untuk pelaksanaan salat ini mendapat apresiasi tinggi dari warga persyarikatan. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kepahiang, Abdul Rohim, yang juga bertindak sebagai ketua panitia pelaksana, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Kepahiang atas izin pemanfaatan area Terminal Pasar ini. Apresiasi tinggi juga kami sampaikan kepada jajaran Polres Kepahiang yang bergerak sigap melakukan pengamanan sehingga proses ibadah berjalan sangat aman, tertib, dan lancar,” kata Abdul Rohim.
Suasana haru dan penuh kehangatan menutup rangkaian ibadah pasca-khotbah. Sebelum meninggalkan lokasi, Wakil Bupati Abdul Hafizh menyempatkan diri berkeliling dan saling berjabat tangan memohon maaf lahir dan batin dengan ribuan jemaah yang menyemut di area terminal. (adv)